Ceria Komodos Genggam Tiket Final ICL 2018

Senin, 10 September 2018 – 01:29 WIB
Pemain Yadavas Chairos Tigers berlaga dalam Indonesian Cricket League 2018. Foto: PP PCI

jpnn.com, JAKARTA - Ceria Komodos (CK) melaju ke final Indonesian Cricket League 2018 setelah menumbangkan Daehan Super Kings (DSK) dengan skor cukup meyakinkan 138/5 (20 ov)-105/8 (20 ov) di Lapangan Buperta Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (9/9).

Dalam laga ini, CK melanjutkan performa stabil melalui batsman Rohan Shirodkar yang mencatat 44 run.

BACA JUGA: 4 Klub ke Semifinal ICL 2018, Persaingan Kian Ketat

Pemain muda asal Bali Daniel Howoe menambah mencatat 24 run. Kehebatan CK semakin lengkap ketika bowler timnas asal Nusa Tenggara Timur (NTT) Maxi Koda mencatat empat wicket.

Catatan itu menempatkan dirinya sebagai bowler terbaik sementara ICL 2018.

BACA JUGA: ICL 2018: Kejutan, Yavadas Tumbangkan Jakarta Knight Riders

DSK memang sempat memberi perlawanan melalui batsman Vimal Nair yang mencatat 23 run.

Namun, Kiruba dan kawan-kawan masih belum mampu menghentikan keperkasaan CK.

BACA JUGA: ICL 2018: Tampil Gemilang, DSK Tumbangkan YCT

"Pertemuan DSK dan Yadavas Chairos Tigers (YCT) di laga grand semifinal dipastikan bakal ramai. DSK memang lebih diunggulkan. Akan tetapi, YCT yang didominasi pemain lokal tidak gampang dijinakkan. Paddy R Surve dan kawan-kawan pasti akan tampil habis-habisan dengan mengandalkan kekuatan kekompakan yang spesial untuk meraih tiket ke final," kata Wakil Ketua Umum PP PCI KRT Abhiram S Yadav.

YCT sendiri memastikan tiket ke grand semifinal setelah mengalahkan Jakarta Knight Riders (JKR) dengan skor 148/10 (19 ov)-142/8 (20 ov). 

Dalam laga ketat ini, YCT yang batting terlebih dahulu berhasil membuat skor yang cukup sulit untuk dikejar.

Penampilan apik all rounder Paddy R Surve dengan mencatat 81 run serta dua wicket menjadi penentu kemenangan. 

Perjuangan batsman JKR Y Singh yang mencatat 49 run dan VN Nair (25 run) memang sempat membuat YCT kesulitan mempertahankan jumlah run.

Namun, mereka tidak mampu meredam ketangguhan bowler Gede Artha dan Franky Shony yang tampil sangat konsisten.

“Selamat kepada CK yang lebih awal lolos ke final serta YCT dan DSK yang akan bertarung untuk meraih tiket ke final. Semua tim sudah menunjukan sportivitas sesuai dengan semangat kriket. Semoga ICL perdana ini bisa menginspirasi banyak masyarakat Indonesia," kata Abhiram. 

Pelatih Timnas Kriket Indonesia Andy Cottam mengaku gembira melihat performa pemain Indonesia yang tergabung di klub.

“Mereka telah membuat persaingan untuk mendapatkan tempat dalam skuat timnas kriket Indonesia yang akan menghadapi babak kualifikasi Piala Dunia pada Desember nanti,” terang Cottam. (jos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Raih 4 Kemenangan, Ceria Komodos Pimpin Klasemen ICL 2018


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler