Cerita Arman Depari Soal Truk Berisi Jagung yang Digerebek di Tangerang

Selasa, 28 Juli 2020 – 19:56 WIB
Barang bukti narkoba jenis sabu-sabu yang disimpan dalam karung jagung. Foto: Dok Humas BNN

jpnn.com, TANGERANG - Tim tindak dari Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali mengungkap peredaran narkoba jenis sabu-sabu dalam jumlah besar.

Kali ini, ada ratusan kilogram sabu-sabu disita dari sebuah truk besar yang mengangkut jagung.

BACA JUGA: Tujuh Tahun Buron, Pembunuh Calon Kades Ini Akhirnya Tertangkap, nih Tampangnya

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, kasus ini diungkap di Jalan Prabu Siliwangi RT 5/15, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Selasa (28/7) sore.

“Masih dihitung (jumlah narkoba), diduga ratusan kilogram,” kata Arman kepada wartawan.

BACA JUGA: Pasutri Terbangun karena Suara Berisik di Dapur, Ternyata Anaknya Tengah Melakukan Perbuatan Terlarang

Menurut dia, pelaku yang ditangkap berjumlah dua orang. Kemudian, ada empat lagi yang sedang diburu oleh petugas.

Arman menyebut pelaku sengaja memasukan sabu-sabu ke dalam truk yang berisi jagung. Tujuannya tak lain untuk mengelabui petugas.

BACA JUGA: Terbongkar, Ternyata Begini Cara Para Bandar Narkoba dan Pengedar Mengelabui Polisi

"Truk berisi jagung, dan ternyata kmi lakukan pemeriksaan ditemukan narkoba jenis sabu-sabu, di dalam karung berisi narkoba," beber Arman.

Pria berambut gondrong ini menambahkan, para tersangka sengaja menyembunyikan barang haram tersebut dalam karung berisi jagung. Namun, dia belum bisa memerinci penangkapan karena masih dilakukan pendalaman.

"Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan apakah seluruh karung yang disamarkan dengan jagung ini berisi narkoba atau tidak, tetapi kami perkirakan ini ratusan kilogram," tambah Arman.

Arman juga mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan proses pencarian dengan mengerahkan anjing pelacak untuk mengendus karung lain di lokasi penggerebekan.

BACA JUGA: Pria yang Ditemukan Terkapar di Dalam Mobil Itu Ternyata Pelaku Pembunuhan Sadis

"Nanti akan kami sampaikan. Ini sudah cukup lama kami ikuti dan sudah lama selidiki berdasarkan data intel dan informasi bersama rekan-rekan di luar negeri," lanjut Arman. (cuy/jpnn)


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler