Cerita Kebun Raya Mangrove, Walkot Surabaya: Arahan Bu Mega hingga Entaskan Kemiskinan

Rabu, 26 Juli 2023 – 13:18 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri dalam acara peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya, Gunung Anyar, Jawa Timur, Rabu (26/7). Foto: DPP PDIP

jpnn.com, SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan pembangunan dan pengembangan Kebun Raya Mangrove Surabaya merupakan arahan dari Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri dan pendahulunya di pemerintahan Tri Rismaharini.

Bahkan, Eri mengatakan Risma yang kini menjadi Menteri Sosial (Mensos) sampai berjuang untuk mempertahankan kawasan Kebun Raya Mangrove Surabaya.

BACA JUGA: Disambut Gubernur Khofifah, Megawati Bakal Resmikan Kebun Raya Mangrove

Sebab, dia menyakini pengembangan kawasan mangrove ini juga bisa dijadikan tempat wisata dan edukasi bagi anak muda yang tertarik dengan alam.

Hal itu diungkapkan Eri Cahyadi saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Kebun Raya Mangrove Surabaya, Gunung Anyar, Jawa Timur, Rabu (26/7).

BACA JUGA: Hutan Kota UKI jadi Tempat Mesum Sesama Jenis, Alat Kontrasepsi Berserakan

Hadir langsung dalam acara itu, Megawati Soekarnoputri hingga Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

"Ini tempat dulu berdarah-darah dipertahankan Bu Risma. Sesuai arahan Bu Mega, kami menjalankan mangrove ini bukan hanya tempat mangrove, tetapi edukasi dan pariwisata. Khususnya buat anak muda. Karena mereka butuh mengenalnya," kata dia.

BACA JUGA: Aktivis Lingkungan Soroti Rusaknya SM Rawa Singkil Aceh

Kader PDI Perjuangan itu menjelaskan sedikitnya ada 57 spesies tanaman yang tumbuh di kawasan Kebun Raya Mangrove Surabaya.

Eri juga tak menutup kemungkinan pemerintah bakal membuka kerja sama dengan pihak lain untuk mengembangkan dan menambah spesies tanaman di lokasi tersebut.

"Di sini ada 57 spesies. Kami membuka bekerja sama dengan tempat lain sehingga spesies bertambah disini," ucap Eri.

Dia juga mengatakan seluruh pekerja di Kebun Raya Mangrove Surabaya berasal dari kelompok miskin.

Menurut Eri, hal ini bagian dari upaya pihaknya untuk mengentaskan kemiskinan di Surabaya.

"Dengan BRIN, banyak lahan Pemda Surabaya bisa digerakkan untuk pangan. Tujuan akhirnya kurangi kemiskinan warga Kota Surabaya," terang Eri.

Eri mengungkapkan Megawati selalu mengajarkan agar menjadi pemimpin harus bermanfaat bagi masyarakat. Termasuk, memperkerjakan masyarakat Surabaya di kawasan Kebun Raya Mangrove.

"Bu Mega selalu ajarkan dan ingatkan kami, apalah hadirnya kita sebagai pemimpin dan ASN kalau kita tidak pernah turun dan memberikan kebahagiaan kepada warga yang kita pimpin ini," jelas Eri.

Hadir dalam acara itu antara lain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Darmawati dan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko.

Hadir juga dalam acara ini Ketua Bidang Kelautan, Perikanan, dan Nelayan DPP PDI Perjuangan Rokhmin Dahuri, dan I Made Urip.

Tampak juga di lokasi anggota DPR RI Fraksi PDIP Puti Guntur Soekarno, pengurus DPD PDIP Jatim Budi 'Kanang' Sulistyono hingga putri Ketua DPR RI Puan Maharani, Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Haidar Alwi Dinilai Cocok Pimpin Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ini Alasannya


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler