Cetak 100 Hektare Sawah, Talaud Targetkan Swasembada Beras

Jumat, 26 Januari 2018 – 18:20 WIB
Petani. Ilustrasi Foto: JPG/dok.JPNN.com

jpnn.com, TALAUD - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bertekad membantu petani di daerah tersebut untuk meningkatkan produksi padi tahun ini.

Untuk mewujudkan rencana tersebut, Pemkab mengajak TNI bekerja sama menjalankan program cetak 100 hektare sawah.

BACA JUGA: Pemerintah Impor Beras Lagi, Pilpres Tak Usah Pilih Jokowi

Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Penyuluhan Dinas Pertanian Plowen Bentian mengatakan, program cetak sawah diharap membantu meningkatkan produksi padi.

“Tahun ini Talaud kebagian 100 hektare lahan. Pemerintah mengawasi mulai dari pengolahanya hingga panen, tapi hasilnya untuk masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA: Presiden Ingin Petani Jual Hasil Panen Dalam Bentuk Beras

Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada para petani berupa cetak sawah dengan bantuan TNI, bibit padi, pupuk kompos dan lainnya. Desa yang nantinya mendapatkan bantuan itu Desa Alo, Perangen, Beo dan Desa Lalue.

“Namun program cetak sawah sering terkendala infrastruktur irigasi, yang banyak belum selesai. Untuk realisasi program ini, tinggal menunggu petunjuk operasional pelaksanaan kegiatan,” jelas Rompah.

BACA JUGA: Petani Boyolali Mulai Galakkan Sadar Pestisida

“Diharapkan melalui program ini, Talaud dapat swasembada beras dan para petani yang dibantu dapat bekerja sama membantu kerja TNI dan pemerintah,” sambungnya.

Adapun pertanian merupakan sumber pendapatan masyarakat, yang bertujuan mewujudkan ketahanan pangan. Untuk itulah sektor pertanian harus dikelola sebaik-baiknya.

“Mari kita putuskan ketergantungan beras pada daerah lain. Itu harus dihindari. Ini tantangan kita untuk bagaimana caranya dapat menghasilkan beras yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Talaud,” tegasnya.

Di sisi lain, tenaga penyuluh pertanian boleh berkorelasi dengan berbagai pihak, agar mendapat cara meningkatkan hasil olahan pertanian. “Menjadi nilai tambah guna pemenuhan kebutuhan agar tak bergantung dari kiriman beras daerah lain,” sambung Sekkab Adolf Binilang.(jpg)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tolak Impor Beras, Zulhasan: Tak Adil Bagi Petani Lokal!


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler