China Dukung Iran Mempertahan Haknya dari Gangguan Amerika

Rabu, 16 Maret 2022 – 23:59 WIB
Arsip - Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi di Beijing, 5 Desember 2016. (ANTARA/Reuters/Greg Baker/am)

jpnn.com, BEIJING - China mendukung upaya Iran untuk mempertahankan hak dan kepentingannya dan menentang sanksi unilateral yang tidak berdasarkan hukum internasional, kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

China bisa mengerti alasan Iran terkait isu nuklir, kata Wang Yi saat bercakap via telepon dengan Menlu Iran Hossein Amir Abdollahian, Selasa (15/3).

BACA JUGA: China Terus Dukung Invasi Rusia, Amerika Lontarkan Ancaman Serius

Anggota Dewan Negara China itu menyampaikan keinginan China untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dengan Iran demi terpeliharanya stabilitas dan perdamaian kawasan.

Berdasarkan pakta nuklir Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA), Iran menerima beberapa pembatasan pada pengembangan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi dari PBB dan Barat.

BACA JUGA: Covid-19 Kembali Merajalela, China Malah Salahkan Tetangga-tetangganya

Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 2018 secara sepihak menarik diri dari pakta itu dan menerapkan kembali sanksi lama ditambah sanksi baru terhadap Iran. Teheran membalas dengan tidak mematuhi beberapa komitmen tentang nuklir.

Sejak April 2021 delapan kali negosiasi sudah Iran dengan para pihak dalam JCPOA di Wina.

BACA JUGA: China Pamer Dukungan untuk Indonesia, Lalu Minta KTT G20 Tak Bahas Masalah Ini

Pertemuan tersebut bertujuan untuk menghapus sanksi terhadap Iran dan pemulihan pakta nuklir.

Saat kesepakatan hampir dicapai pekan lalu, pembicaraan dihentikan karena Rusia meminta jaminan bahwa sanksi AS, yang dijatuhkan terhadapnya terkait krisis Ukraina, tidak akan memengaruhi hubungan perdagangannya dengan Iran.

Kepada Wang, Menlu Iran menyampaikan keinginan pemerintahnya untuk segera melakukan dialog dengan beberapa pihak agar mencapai kesepakatan bersama. (ant/dil/jpnn)


Redaktur & Reporter : Adil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler