Cicak Serahkan Dua Ayam Jago untuk KPK

Kamis, 28 Oktober 2010 – 13:41 WIB

JAKARTA - Gerakan Cinta Indonesia Cinta KPK (Cicak) Bekasi menyerahkan dua ekor ayam jago dan dua bendera Merah-Putih berikut bambu runcing, kepada KPK, Kamis (28/10)Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk dukungan kepada KPK, atas upaya kriminalisasi pihak tertentu terhadap dua pimpinan KPK, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

"Kami mendukung penuh KPK, serta menentang keras setiap upaya kriminalisasi terhadap pimpinan KPK," ujar Saroni, Korlap Aksi Cicak

BACA JUGA: Tabrak Pohon, Kru Pesawat Polisi Tewas di Nabire

Cicak juga menyatakan bahwa Bibit dan Chandra adalah simbol dari perlawanan terhadap koruptor.

Dalam aksinya ini, Cicak mengaku prihatin atas kriminalisasi kedua pimpinan KPK tersebut
Hal itu dipandang sebagai bentuk serangan balik dari para koruptor kepada KPK

BACA JUGA: Pagi Ini Syamsul Diperiksa Lagi

Upaya kriminalisasi itu juga dinilai telah menguras energi KPK
Padahal, masa jabatan kedua pimpinan tersebut tinggal satu tahun, sementara kasus korupsi yang ditangani KPK sangat banyak.

Belum lagi masalah penggantian pucuk pimpinan KPK yang sampai saat ini masih terkatung-katung di tangan wakil rakyat

BACA JUGA: Modifikasi Batik Seragam Pramuka

Sementara, dengan putusan Mahkamah Agung (MA) yang menolak upaya peninjauan kembali SKPP kasus Bibit-Chandra, saat ini juga hanya tersisa dua dari lima pimpinan KPK.

Dalam momen Sumpah Pemuda ini pula, Cicak juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemuda untuk bersatu memberantas korupsiMassa Cicak pun sempat bernyanyi dan berorasi di depan Gedung KPK, serta mengibarkan bendera Merah-Putih.

Sementara, setelah cukup lama Cicak beraksi, satu rombongan massa lain juga mendatangi Gedung KPK, yaitu dari Gerakan Gantung Koruptor (Gagak)Sama seperti sebelumnya, Gagak kembali menuntut KPK untuk mengusut tuntas kasus korupsi Jhonny Allen MarbunKPK dinilai Gagak tidak berani menindak Jhonny.

Meski 'bentrok', kedua rombongan massa ini bisa berorasi secara berdampinganHasilnya adalah aksi massa yang cukup menarik, di mana dalam orasinya satu pihak mendukung KPK, sementara pihak lain justru terdengar mengecam KPK(rnl/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... BIN Jadi Koordinator Intelijen


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler