CJM Siapkan Pengacara untuk Craig

Minggu, 18 Juli 2010 – 05:16 WIB
JAKARTA - Chris John Management (CJM) bersiap melakukan pembelaan terhadap Craig Christian, pelatih sekaligus manajer Pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA ituIni setelah Kamis (15/7) lalu, pria berkewarganegaraan Australia itu dijemput paksa oleh polisi dan dibawa ke markas Polda Metro Jaya.

Setelah diperiksa selama tujuh jam, Craig akhirnya ditetapkan sebagai tersangka kasus penggelapan dan penipuan uang dari promotor Soeryo Guritno sebesar USD 40 ribu

BACA JUGA: Vidic Tergoda Rayuan Real Madrid

Meski telah berstatus sebagai tersangka, Craig tidak ditahan
Bahkan, saat ini, pelatih asal Australia itu sudah kembali ke negaranya

BACA JUGA: Wasit Webb Minta Tambahan Cuti



"Kami telah menunjuk Zakaria Ginting sebagai kuasa hukum untuk menangani kasus ini
Tapi, kami menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib," urai Asisten Manajer CJM Tony Priatna.

Mengenai uang sebesar USD 40 ribu yang dituduhkan Soeryo telah digelapkan olah Craig,  Tony bingung untuk mengembalikan uang itu

BACA JUGA: Persiapkan Pelatih Lokal

Sebab uang itu tidak seluruhnya diambil CraigSebagian juga sudah diserahkan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam pertarungan Chris melawan Jackson Asiku yang batal itu"Chris dan Jackson juga termasuk di antara penerimanyaJadi, bagaimana kami harus mengembalikan," tambahnya

Kasus ini merupakan buntut batalnya laga nongelar 27 Juli 2008 antara Chris Jogn dan petinju Australia, Jackson AikuPenyebabnya, Chris John diketahui kelebihan berat badan saat timbang badanMasalah timbul ketika Soeryo Guritno menuding Craig telah mengambil uang investasi laga sebesar USD 40 ribu meski pertandingan batal

Sementara itu, promotor Soeryo Guritno menyatakan, pihaknya besok (19/7) akan kembali mendatangi markas Polda Metro Jaya untuk meminta Craig segera ditahanPria berambut gondrong itu juga berencana untuk menuntut supervisor WBA Alan Kim, atas tuduhan pencemaran nama baik
    
Allan Kim, kata Soeryo, telah membuat reputasinya sebagai promotor tinju tercemarSebab, ketika kongres WBA di Panama akhir 2008, Allan mengatakan Soeryo selaku promotor Indonesia tidak bonafide"Bagaimana saya bisa dibilang tidak bonafideSemua kewajiban saya, termasuk pembayaran sudah saya selesaikan," serunyaPihak yang dimaksud antara lain KTI (Komisi Tinju Indonesia), seluruh ofisial, dan supervisor WBA, termasuk Alan Kim
    
Allan Kim dan seluruh ofisial WBA, menurut Soeryo, tak mau mengembalikan uang saku serta honor yang telah mereka terimaPadahal, sesuai aturan resmi WBA, jika pertandingan batal, seharusnya seluruh pihak ofisial WBA mengembalikan dana yang mereka terima(nar/tom)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tak Buru-Buru Tentukan Pengganti Dunga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler