Coke Kicks 2017 Digelar Serentak di Kabupaten Jawa Barat

Minggu, 12 November 2017 – 19:45 WIB
Anraju FC, Best Team COKE KICKS 2017 pelatihan sepakbola bakat muda di sekitar pabrik Coca-Cola Amatil Indonesia di Bekasi. Foto: Istimewa

jpnn.com, BEKASI - Jawa Barat mendapat bagian dalam Coke Kicks 2017. Acara tersebut diselenggarakan serentak di Kabupaten Bekasi dan Sumedang, 11-12 November 2017.

Kegiatan itu merupakan rangkaian dari Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Asian Soccer Academy (ASA) yang dgelar di 10 kota, yaitu: Lampung (22-23 April), Medan (29-30 April), Lombok (6-7 Mei), Semarang (22-23 Juli), Padang (16-17 Sept), Makassar (28-29 Oktober), Balikpapan (25-26 November), Pasuruan (9-10 Des).

BACA JUGA: CCAI Dorong Pelestarian Lingkungan Untuk Kehidupan Lebih Baik

Coke Kicks merupakan program tahunan yang telah dijalankan oleh CCAI sejak tahun 2011. Di tahun 2017, program Coke Kicks memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas dan kemampuan para pelatih dan talenta sepak bola lokal melalui sesi train the trainers, player coaching, dan mini competition.

Pada 11 November, kegiatan terfokus untuk pelatihan para pelatih untuk meningkatkan kompetensi pelatihan, seperti: teknik komunikasi, motivasi dan penerapan strategi dasar permainan sepak bola. Selama sehari penuh para pelatih muda dari Kabupaten Sumedang mendapatkan pelatihan dari Coach Asian Soccer Academy (ASA) Foundation dan mendapatkan sertifikat pelatihan dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation.

Pada 12 November, kegiatan terfokus pada pelatihan bakat-bakat muda yang melibatkan 224 anak dengan rentang usia 12-17 tahun yang terbagi dalam 16 tim. Para pelatih yang telah menerima pelatihan di hari pertama, mulai mempraktikkan ilmu pelatihan yang efektif untuk mengantarkan mimpi besar para calon bintang dari Bekasi.

Selama dua hari pelaksanaan Coke Kicks 2017 di Bekasi, Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI) dan Asian Soccer Academy (ASA) Foundation memilih Indra Nur Fadilah sebagai Best Coach, Anraju sebagai Best Team, Panju Heru Utomo, Andika Wijaya dan Dandi Supiani sebagai Best Player, Fahrul Akbar untuk Fair Play, Fitrah Ridho sebagai Top Soccer dan Best of The Best diraih oleh Muhammad Syifa dari Anraju.

Nurlida Fatmikasari, Corporate Affairs Regional Manager Jakarta & West Java Region CCAI, menyatakan bahwa CCAI berkomitmen untuk terus tumbuh bersama para pemangku kepentingan dalam pengembangan kapabilitas komunitas.

“Melalui program Coke Kicks 2017, CCAI menitikberatkan pada pelatihan bagi para pelatih lokal melalui sesi train the trainers yang dipandu oleh para pelatih sepak bola profesional dari ASA Foundation, yang bertujuan untuk menciptakan komunitas sepak bola yang mandiri dan berkelanjutan,” jelas Nurlida dalam siaran persnya, Minggu (12/11).

“Hingga saat ini, Coke Kicks telah melatih lebih dari 600 pelatih sepak bola lokal, dan di tahun 2017 program ini menargetkan untuk melatih 200 pelatih lokal dan 2.240 pemain muda di 10 kota di Indonesia,” lanjutnya.

Lee Hawkins, Technical Advisor ASA Foundation, mengungkapkan bahwa pelatih lokal memiliki peranan penting untuk mewujudkan masyarakat yang positif dan terus berkembang.

“Melalui sesi train the trainers, pelatih lokal diberikan pembekalan metode pelatihan yang komprehensif, terutama untuk menciptakan mental positif dari tim yang dibina agar siap meraih berbagai kesempatan di masa depan,” ujar Lee.(mg7/jpnn)


Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler