Collina Bantah Dapat Tekanan

Minggu, 03 Oktober 2010 – 15:15 WIB

SKANDAL calciopoli kembali jadi perbincanganItu tidak lepas dari tuntutan Juventus supaya kembali membuka kasus tersebut

BACA JUGA: Lorenzo di Yamaha Hingga 2012

Presiden Juve Andrea Agnelli menuntut gelar scudetto yang diberikan kepada Inter Milan pada 2006 dicabut
Kubu Nyonya Tua (julukan Juve) berani mengajukan tuntutan tersebut seiring dengan adanya sejumlah bukti rekaman yang tak diajukan atau justru sengaja dihilangkan di persidangan lalu

BACA JUGA: Real Madrid v Deportivo la Coruna: Pantang Imbang Lagi!

Beberapa rekaman mengarah pada keterlibatan Inter.
   
Salah satu rekaman yang mengejutkan adalah rekaman telepon antara mantan presiden Inter Giacinto Facchetti dengan Paolo Bergamo, pengatur wasit
"Tugaskan (Pierluigi) Collina di sana," begitu kata-kata Faccheti, seperti dikutip Football Italia

BACA JUGA: Wozniacki Sempurnakan Dominasi

Ketika itu, Collina yang dikenal sebagai wasit yang tegas dan tidak pandang bulu ditugaskan memimpin laga Juve kontra FiorentinaLaga itu berakhir dengan skor 3-3 dan gol Fabio Cannavaro dianulir oleh Collina di laga itu.
   
Namun, Collina membantah dia mendapatkan tekanan jelang ataupun selama pertandingan antara Juve melawan FiorentinaSelain itu, dia juga mengaku tidak pernah ditekan untuk mempengaruhi hasil laga oleh Luciano Moggi, mantan direktur umum Juve.
   
Collina menyatakan sanggahannya itu di pengadilan, dan dihadiri pula oleh Presiden FIGC (asosiasi sepak bola Italia) Giancarlo Abete, direktur umum Antonello Valentini, wakil presiden Milan Adriano Galliani, serta Luciano Moggi"Saya tak pernah mendapat tekanan dari pengatur wasit agar memberi keunggulan pada FiorentinaMemang ada perdebatan apakah gol Cannavaro itu dinyatakan gol atau tidak? Asisten wasit bilang tidak dan laga berlanjut," papar Collina.
   
"Saya ingat ketika itu pelatih Juve (Fabio Capello) mengatakan bola telah melewati garis, tapi setelah laga saya melihat via rekaman dan saya tidak yakinTergantung dari sudut mana Anda melihatnya," bilang pria yang berkepala plontos itu.
   
Dalam sidang terkait skandal calciopoli, Jumat (1/10), Moggi datang bersamaan dengan Francesco Baldini, asisten pelatih timnas Inggris, yang dulu menjabat sebagai direktur olahraga AS Roma, ketika skandal calciopoli terjadi.   Nah, sempat terjadi pertengkaran antara kedua kubuBaldini bahkan menyebut Moggi sebagai manusia tanpa harga diriMoggi sangat marah dan beberapa pengacaranya harus melerai agar tidak terjadi pertengkaranInsiden sempat berlanjut di luar ruang sidang(ham/ko)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Napoli v AS Roma: Tamu Berbekal Rekor


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler