Covid-19 Meningkat, Ini Alasan PT LIB Tetap Menggelar Laga Tira Persikabo vs Bali United

Kamis, 03 Februari 2022 – 19:45 WIB
Direktur Operasional PT LIB Sudjarno (kanan). Foto:Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Pelatih PS Tira Persikabo Liestiadi sempat meminta laga kontra Bali United dalam lanjutan Liga 1 2021/2022, Kamis (3/2), ditunda.

Alasannya, dari 32 pemain yang dimiliki Persik, hanya 12 nama yang dalam kondisi fit.

BACA JUGA: Covid-19 Menggerogoti Liga 1 2021/22, PT LIB Tunda Kompetisi?

Namun, setelah melakukan emergency meeting sebelum pertandingan, PT LIB dan kedua klub yang akan bertanding memastikan laga masih bisa dilanjutkan.

Sebab, masih ada lebih dari 14 pemain Tira Persikabo yang siap bermain. Adapun tujuh penggawa lainnya terjangkiti Covid-19. 

BACA JUGA: Arema Harus Kehilangan Adilson Maringa Selama 2 Pekan

"Hasil emergency meeting, kami sudah verifikasi terkait pemain, mengacu pasal 52 regulasi, pertandingan tetap dilanjutkan," kata Direktur Operasional PT LIB, Sudjarno.

Menurutnya, memang ada pemain Persikabo yang cedera, tetapi jumlah pemain yang dimiliki klub asal Bogor itu masih memungkinkan untuk melanjutkan pertandingan.

BACA JUGA: Arema FC Kembali Puncaki Klasemen Liga 1

Sudjarno menambahkan, PT LIB sudah memberikan slot 35 pemain untuk didaftarkan. Dengan begitu, apabila ada tujuh terpapar covid-19, maka bukan alasan bagi klub untuk menunda pertandingan.

"Kalau minimal mereka menyisakan 14 pemain yang negatif covid-19, maka laga bisa ditunda, tetapi ini kan tidak. Ada banyak pemain lainnnya. Mereka bisa datangkan pemain muda yang terdaftar untuk dipanggil," tutur purnawirawan polisi itu.

Karena itu, pertandingan Tira Persikabo vs Bali United tetap akan berlangsung. Rencananya, laga akan dimulai pukul 20.30 WIB.

Namun demikian, harus diakui bahwa dengan jumlah pemain yang minim, bakal mempengaruhi kualitas pertandingan di malam ini.(dkk/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Dhiya Muhammad El-Labib
Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler