Crisis Center Pariwisata Jamin Kondisi Kondusif, Wisatawan Tak Khawatir

Jumat, 15 Januari 2016 – 12:08 WIB
Ilustrasi wonderful Indonesia. Situasi mencekam Kamis, kini sudah Normal kembali

jpnn.com - JAKARTA- Tak salah warga di media sosial ramai-ramai mendukung gerakan dengan tagar #KamiTidakTakut setelah insiden peledakan bom di kawasan Sarinah, Jakarta. Terbukti, hari ini, suasana sudah normal kembali.

Tak terlihat ketakutan ataupun kekhawatiran dari masyarakat. Situasi Jakarta, terutama kawasan Thamrin telah normal, seperti hari-hari biasa. Lalu lintas kendaraan pun terlihat seperti biasa, terpantau normal. 

BACA JUGA: Waduh, Ternyata Mr. P Alergi Terhadap Udara Dingin

Di sejumlah tempat seperti stasiun, kawasan perdagangan dan perkantoran di sekitar Jalan Sudirman, Thamrin dan Kuningan, memang terlihat ada peningkatan aktivitas pengamanan. Namun, secara umum, aktivitas warga terlihat berjalan sebagaimana hari-hari biasa.

Sejumlah turis asing yang ditemui di kawasan Sudirman atau Jalan Jaksa pun terlihat santai dan melakukan aktivitasnya. Beberapa orang yang dimintai pendapatnya, secara tegas justru menunjukkan rasa tidak takutnya atas upaya teror pada insiden Sarinah, Kamis kemarin.

BACA JUGA: Sampai Malam Ini, Kemenpar Pastikan Wisatawan Tak Ada yang Batalkan Wisata

"Serangan teroris tidak membuat saya khawatir. Mungkin ini klise. Tetapi, jika Anda menjalani hidup dalam ketakutan bom, maka teroris menang . Kami lebih memilih menjadi korban kecelakaan mobil daripada terjebak pada ledakan bom. Tapi, hal itu tidak akan menghentikan saya untuk tetap berkeliling menyusuri Indonesia," kata David Steedman, turis asal Inggris yang sedang menikmati wonderful-nya Indonesia.

Para pelaku bisnis pun tidak terpengaruh dengan apa yang terjadi. Mereka tak mau menghentikan aktivitas, justru tetap menjalankan kesibukan bisnisnya. 

BACA JUGA: Menpar Menjamin Keamanan dan Kenyamanan Pariwisata di Indonesia

"Awalnya mendengar pelaku bersenjata berkeliaran, kami khawatir. Tapi melihat gerak cepat polisi, gerak cepat petugas keamanan, ternyata dalam lima jam situasi sudah terkendali. Itu yang membuat kami yakin dan merasa aman," terang Syauqi, pengusaha makanan cepat saji di salah satu mall, di Depok. 

"Hari ini, aktivitas kami sudah normal kembali. Pelanggan kami justru semakin banyak. Anda lihat ada juga wisatawan asing yang menikmati makanan di sini," tandasnya.

Hal senada disampaikan oleh GM Hotel Santika Mataram, Lombok, Reza Bovier, yang mengatakan industri wisata di Lombok sama sekali tidak terpengaruh dengan insiden itu. Menurutnya, para pelaku industri wisata di Lombok tetap percaya diri, semuanya berjalan normal.

"Hunian hotel kami penuh. 15 agenda even wisata berskala nasional kami pada tahun 2016 ini tetap jalan. Sekali lagi, kami tidak terpengaruh, dan tetap confidence," kata Reza. (dkk/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Rahasia Menghindari Mabuk Saat Minum Alkohol


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler