Lembaga riset nasional Australia  - CSIRO di Canberra akan mendigitalisasi gambar dan data dari koleksi serangga mereka yang jumlahnya hampir mencapai 12,5 juta serangga.


Koleksi Serangga Nasional Australia di CSIRO selalu bertambah koleksinya sedikitnya 100 ribu serangga setiap tahun.

BACA JUGA: Kasus Infeksi HIV di Kalangan Warga Aborijin Meningkat Signifikan

Simon Checksfield, Manajer Koleksi Digital yang mengurus koleksi riset nasional CSIRO mengatakan proyek ambisius ini akan memberi kabar gembira bagi ilmuwan, pemburu serangga dan pelajar di seluruh dunia. “Yang amat terpenting adalah digitalisasi koleksi serangga ini akan berlangsung di Australia karena Australia memiliki serangkaian keanekaragaman hayati yang sangat unik,” Sumber daya yang tersedia online ini akan mencakup gambar dan juga informasi anatomi serta keterangan identifikasi dari serangga serta organisme terkait lainnya. "Kami akan terus melanjutkan upaya mencari spesies baru dan itu dilakukan hampir setiap hari dan banyak dari serangga yang kami temukan itu belum diberikan nama,” tambahnya. Koleksi Serangga Nasional Australia ini disimpan dalam susunan laci-laci khusus do Kampus Black Mountain CSIRO di Canberra. "Ada lebih dari 12,5 juta serangga yang kita miliki saat ini, dan 70 persennya merupakan serangga endemic atau unik yang hanya ada di Australia,” kata Checksfield. "Keanekaragaman hayati ini tidak bisa ditemukan di tempat-tempat lain di dunia dan karenanya sangat penting bagi kita untuk memelihara koleksi tersebut,” Checksfield menggambarkan proses ini sebagai tugas yang membuatnya sangat terpesona apalagi koleksi serangga CSIRO selalu bertambah tak kurang dari 100 ribu setiap tahunnya. "Masalah terbesar dari pengumpulan serangga ini adalah pemberian label – dimana seluruh informasi metadata mengenai serangga ini tidak selalu langsung bisa terlihat.” Sementara CSIRO saat ini tengah memusatkan perhatian pada upaya membantu institusi penelitian untuk melakukan kolaborasi secara internasional,Checksfield mengatakan koleksi serangga CSIRO ini akan sama pentingnya bagi publik. "Ada banyak penekanan terkait bagaimana menjangkau masyarakat yang lebih banyak karena ada banyak informasi yang kita pasok bisa digunakan untuk hal-hal yang tidak kita bayangkan sebelumnya,” Koleksi digital serangga CSIRO ini nantinya akan bisa dinikmati warga diinternet melalui situs Atlas Of Living Australia.

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bisnis di Darwin Didenda Karena Bayar Pekerja Asing Rp 50 Ribu Per Jam

Berita Terkait