Cukupi Kebutuhan Nutrisi untuk Lawan DBD

Jumat, 12 April 2019 – 11:03 WIB
Nyamuk Aedes Aegepty penyebar demam berdarah. Foto: Health

jpnn.com - Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang diakibatkan oleh virus Dengue. Virus ini dibawa dan ditularkan oleh vektornya, yaitu nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang terkenal dengan warna loreng hitam putih pada tubuh dan kakinya ini berkembang biak di dalam air bersih yang tergenang.

DBD banyak menyerang masyarakat Indonesia karena belakangan ini hujan masih terus mengguyur beberapa wilayah Indonesia. Selain itu, faktor banyaknya sampah yang tidak pada tempatnya, seperti gelas minuman plastik, dapat menampung air hujan.

BACA JUGA: HT: Jaga Kebersihan Lingkungan untuk Cegah DBD

Genangan air hujan ini tentu tempat yang “nyaman” bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak.

Virus dengue di tubuh

BACA JUGA: HT: Gencarkan Fogging untuk Cegah DBD

Ketika masuk ke pembuluh dan aliran darah manusia, virus dengue akan bereplikasi di dinding pembuluh darah. Setelah itu, proses infeksi terjadi dengan gejala umum seperti:

  • demam tinggi
  • pegal dan nyeri otot
  • mual atau bahkan muntah
  • Lebih lanjut, dinding pembuluh darah akan mengalami kerusakan sehingga menyebabkan sebuah fenomena yang disebut plasma leakage (kebocoran plasma). Ini adalah kondisi bocornya darah dari pembuluh darah.

Anda dapat menganalogikan situasi ini sebagai pipa paralon yang bocor sehingga air di dalamnya merembes keluar. Jika hal ini terjadi, maka akan muncul gejala kebocoran plasma, yang ditandai dengan:

BACA JUGA: Belasan Warga Seluma Terserang DBD, Satu Meninggal Dunia

  • ruam atau bintik-bintik merah pada lengan atau kaki
  • gusi berdarah
  • dan mimisan

Jika proses ini berlangsung terus-menerus, komplikasi yang ditakutkan adalah dehidrasi atau kekurangan cairan. Gejala dehidrasi tergantung seberapa parah derajatnya. Ini bisa ditandai dengan perasaan haus pada dehidrasi ringan hingga lemah, dan tidak sadarkan diri pada dehidrasi berat.

Nutrisi memadai, lawan DBD!
 
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pemenuhan nutrisi yang memadai adalah salah satu kuncinya. Nutrisi yang dimaksud adalah:

Makronutrien

Makronutrien adalah nutrisi atau zat gizi makro atau besar yang sangat penting dan diperlukan oleh tubuh untuk menghasilkan energi. Karbohidrat, lemak, dan protein termasuk dalam zat gizi golongan ini. Ketika sakit, termasuk saat demam, seluruh sel-sel di tubuh Anda membutuhkan banyak energi untuk melawan penyakit dan mengembalikan keadaan tubuh kembali sehat.

Pasien DBD perlu mengupayakan agar dapat makan,meski merasa mual, mulut pahit, tidak nafsu makan, atau bahkan sampai muntah.

Selain itu, penyakit yang diakibatkan oleh virus biasanya bersifat self-limitting disease atau dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan karena sistem imun yang baik. Jadi, ketika sakit DBD, pastikan asupan karbohidrat, lemak, dan protein Anda cukup ya.

Mikronutrien

Mikronutrien adalah zat gizi mikro yang juga penting dalam membantu metabolisme dan meningkatkan sistem imun dalam tubuh. Yang termasuk mikronutrien adalah vitamin dan mineral. Sumber mikronutrien yang terbanyak adalah dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan.

Air Kelapa

Seperti yang sudah dijelaskan, DBD mempunyai risiko dehidrasi akibat demam dan kebocoran plasma. Pada dasarnya yang dibutuhkan untuk mencegah dehidrasi adalah cairan dan elektrolit.

Air kelapa sangat disarankan karena sifatnya yang mirip cairan tubuh sehingga lebih mudah diserap. Selain itu, kandungan air, elektrolit, dan gula dalam air kelapa juga penting untuk mengganti cairan tubuh dan  mencegah dehidrasi pada pasien DBD.

Buah Jambu Biji

Nah, buah yang satu ini juga terkenal karena khasiatnya meningkatkan trombosit atau sel keping darah. Pada penderita DBD, hasil pemeriksaan darah sering menunjukkan turunnya nilai trombosit dibawah normal. Padahal, trombosit berfungsi untuk menambal pembuluh darah yang bocor akibat virus dengue.

Karena itu, buah jambu biji disarankan untuk dikonsumsi karena berbagai penelitian sudah membuktikan manfaatnya untuk meningkatkan trombosit. Selain itu, buah jambu biji juga mengandung tinggi vitamin C yang juga berfungsi meningkatkan sistem imun.

Wabah DBD memang masih menghantui. Akan tetapi, Anda dapat melawannya dengan pemenuhan nutrisi yang mencukupi. Dengan asupan nutrisi yang lengkap di atas, daya tahan tubuh Anda akan terjaga sehingga tidak mudah sakit.(HNS/ RVS/klikdokter)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sudah Dua Warga Jakarta Tewas Akibat DBD


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler