Curhat ke Fadli Zon, Honorer K2: Rezim Ini Mungkin Harus Selesai

Senin, 18 Maret 2019 – 16:34 WIB
Perwakilan Forum Guru Honorer K2, Guru Tidak Tetap (GTT) / Pegawai Tidak Tetap (PTT) bertemu Wakil Ketua DPR Fadli Zon Di Gedung DPR, Jakarta, Senin (18/3). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon kembali menerima perwakilan forum honorer K2, guru tidak tetap dan pegawai tidak tetap (GTT/PTT) di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen Jakarta, Senin (18/3).

Hadir ketika itu Ketua Forum GTT/PTT Kabupaten Kebumen Ahmad Zuhri, Ketua Asosiasi GTT/PTT Kabupaten Jember Abdul Halil Ediyanto, PTT Perpustakaan Kebumen Nur Khasan Wahyudi, hingga kuasa hukum GTT/PTT Andi Asrun.

BACA JUGA: Soal Honorer K2, Jokowi dan Kiai Maruf Amin Sama Saja

Pantauan JPNN saat pertemuan berlangsung, delegasi guru honorer, GTT/PTT curhat mengenai perjuangan panjang mereka yang hingga kini terus dilakukan demi diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Seperti disampaikan Ahmad Zuhri yang sudah 11 tahun mengabdi sebagai guru, awalnya menaruh harapan besar terhadap pemerintahan Joko Widodo alias Jokowi sejak Pemilu 2014. Namun setelah hampir 5 tahun menunggu, dia tidak kunjung mendapatkan perlakuan yang baik.

BACA JUGA: Pimpinan Honorer K2: Jokowi yang Berjanji, Prabowo Melunasi

BACA JUGA: Pimpinan Honorer K2: Jokowi yang Berjanji, Prabowo Melunasi

"Tadinya saya berharap pada pemerintahan ini, biar ada regulasi di mana kami bisa masuk di dalamnya. 2014 sampai 2019 saya rasa cukup 5 tahun lah, menunggu dengan berjuang, tapi saya tidak mendapat perlakuan baik juga," ucap Ahmad.

BACA JUGA: Dari Debat Cawapres, Sudah Jelas Kubu Mana yang Peduli Honorer K2

Oleh karena itu, pada momentum Pilpres 2019 ini dan ke depannya, sekitar 5000 honorer di Kebumen ingin ada komitmen dari Fadli untuk memperjuangkan hak-hak mereka.

BACA JUGA: Dari Debat Cawapres, Sudah Jelas Kubu Mana yang Peduli Honorer K2

"Karena kami tidak mendapat perlakuan yang baik dari pemerintahan ini, maka kami bersepakat, rezim ini mungkin harus selesai karena tidak menunaikan kewajiban yang baik untuk honorer K2 yang sudah mengabdi berpuluh-puluh tahun," tegas Zuhri. (fat/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pernyataan Kiai Ma’ruf Amin soal Dapodik Bikin Honorer K2 Kecewa


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler