Curi 3 Sepeda Motor Dalam Sehari, Pria Ini Tak Sadar Ternyata 1 Unit Milik Istri Sendiri

Minggu, 15 September 2019 – 23:15 WIB
AD harus meringkuk di balik jeruji Polres Bontang karena mencuri tiga kendaraan motor. Foto: ARSYAD/KP

jpnn.com, BONTANG - Pelaku penggelapan dan pencurian kendaraan bermotor berinisial AD, 38, diringkus tim Satreskrim Polres Bontang. AD ditangkap tak lama setelah mencuri tiga unit sepeda motor dalam sehari pada Jumat (6/9) lalu.

Kasubag Humas Polres Bontang Iptu Suyono membeberkan lokasi aksi pelaku. AD melakukan pertama menggelapkan sepeda motor di Jalan Imam Bonjol, sekira pukul 13.00 Wita. Berselang lima jam, dia kembali mencuri motor di Jalan Brigjen Katamso.

BACA JUGA: Kecewa, Ruhut Sitompul Sebut Trio Pimpinan KPK Superkampungan

Selanjutnya, sekira pukul 22.15 Wita, pelaku lagi-lagi merampas motor seorang karwayan Halim Cell 3 di Jalan Ahmad Yani. Ketiga aksinya itu terus mulus dan berhasil membawa kabur kendaraan tersebut.

Akan tetapi, seorang kerabat karyawan itu melaporkan kejadian yang menimpah korban kepada polisi. Dia menjelaskan, sang karyawan itu hendak memanaskan mesin motornya di depan tempat kerjanya. Namun, seketika pelaku datang dan merampas motor tersebut.

BACA JUGA: Dampak Kabut Asap, Klub Asal Kalimantan Terancam Jadi Tim Musafir

Suyono mengatakan, setelah merampas motor, pelaku akan kembali menemui korban untuk memberikan tebusan. “Nah, terungkapnya pelaku karena kasus ketiga itu. Pelaku meminta tebusan tetapi bertemunya di lokasi lain, ” sebut Iptu Suyono seperti dilansir prokal.co hari ini.

Berdasarkan aduan yang dilaporkan, pelaku yang ingin menemui korban berselang beberapa hari kemudian, Rabu (11/9), di depan UD Tani, kehadirannya sudah diintai polisi. Setelah AD terlihat melintas di kawasan tersebut, dia pun langsung diamankan.

BACA JUGA: Pamit Berangkat Mengaji, Nur Ajizah Tak Kunjung Pulang ke Rumah

Beruntungnya, semua kendaraan yang dicuri pelaku belum sempat dijual. Meski begitu, atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 365, 363, 378 junto 66 KUHP.

Belakangan diketahui, korban ketiga tersebut merupakan istri siri pelaku, yakni MS. Kepada awak media, AD mengakuinya. Dia mengatakan, aksi nekat itu dilakukan karena ada masalah dengan istrinya.

“Supaya tidak pergi-pergi aja. Kalau ada masalah di rumah suka pergi, nginap di rumah temannya, telpon gak diangkat. Sedangkan dia istri saya,” tuturnya.

Mengenai motor lainnya itu, AD mengaku bukannya dicuri. Akan tetapi dia hanya salah mengendarai motor, ditambah dengan persoalan istrinya tersebut membuat pelaku tak sadar.

“Saya tidak sadar salah masukkan kunci. Kebetulan motornya memang sama. Jadi tidak ada niat untuk mencuri,” tambahnya. (*/rsy)


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler