Dahlan Tinjau Pembuatan Pabrik Monorail

Sabtu, 26 Januari 2013 – 17:54 WIB
Menteri BUMN Dahlan Iskan saat meninjau pabrik monorail di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (26/1). Foto: ist
JAKARTA - Libur akhir pekan kali ini dimanfaatkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan untuk meninjau pabrik di kawasan Bekasi, Jawa Barat. Salah satu yang dikunjungi Dahlan yaitu pabrik pembuat Monorail di Bekasi.

Tak hanya sekadar mengunjungi, menurut Kepala Bagian Humas BUMN Faisal Halimi, Dahlan juga sempat mencoba naik ke display rel. Monorail tersebut mampu mengangkut 125 penumpang per gerbong dan bisa membawa sekitar enam gerbong sekali jalan dengan kecepatan maksimal 80 Km/jam.

"Pak Dahlan termasuk kami, tadi mencoba naik ke jalan di display rel yang sudah disiapkan," ujar Faisal yang juga ikut dalam rombongan meninjau monorail Bekasi, Jawa Barat, pada JPNN, Sabtu (26/1).

Dikatakan Faisal bahwa kunjungan Dahlan ke Bekasi tak lain adalah karena Mantan Dirut PLN ini, ingin menghargai karya anak Bangsa. "Beliau (Dahlan) hanya ingin menghargai potensi anak bangsa, yang sudah mampu mengembangkan tekhnologi canggih seperti itu. Dan mampu bersaing dengan Monorail dari luar," papar Faisal menirukan apa yang disampaikan Dahlan.

Sedangkan menurut Tris, salah seorang Pimpinan Pabrik Monorail di Bekasi, mengungkapkan pada Dahlan jika di luar negeri untuk 1 Km di butuhkan sekitar Rp 200 miliar investasinya. "Tapi mereka (anak Bangsa-Red) malah untuk 1 Km nya mampu menghemat biaya dengan hanya dengan Rp 75 - 150 miliar saja," tutur Tris di tempat yang sama.

Sebelum meninggalkan lokasi, kata Faisal, Dahlan sempat menyambungkan pembicaraan via telephone dengan Dirut Adhi Karya Kiswodarmawan. Dalam pembicaraan tersebut, Dahlan meminta pihak Adhi Karya mau memberi peluang bagi anak Bangsa yang berpotensi untuk membuat Indonesia berbangga dengan hasil karya sendiri.

"Untuk Indonesia bisa maju, orang-orang seperti beliau itu perlu diberi kesempatan. Untuk mewujudkan mimpinya di negeri sendiri. Tahap pertama mungkin bisa juga menggandeng konsultan dari luar. Yang penting mereka bisa mewujudkan keinginannya di negeri sendiri," pungkas pria yang kerap mengenakan sepatu kets ini pada Kiswodarmawan. (chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Gandeng Petani, Berdikari Bangun Peternakan Sapi Modern

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler