Dalam 2 Hari, 7 Polisi Kena Tembak di Tembagapura, 1 Tewas

Selasa, 24 Oktober 2017 – 08:51 WIB
Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar dan Danrem Cenderawasih Mayjen George Supit, saat apel gabungan. Foto: Mayer Sarioa/Radar Timika

jpnn.com, MIMIKA - Sebanyak tujuh personel Polda Papua menjadi korban kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Tembagapura, Mimika, Papua, Minggu (22/10) dan Senin (23/10) kemarin.

Kapolda Papua, Irjen Pol Drs Boy Rafli Amar mengatakan, enam personel mengalami luka dan satu korban meninggal yakni almarhum Briptu Berry Permana Putra.

BACA JUGA: 4 Polisi Kena Tembak saat Evakuasi Almarhum Briptu Berry

“Dua kena tembak lalu kemarin (Minggu) satu meninggal dunia, dan tadi pagi (Senin) ada empat yang terluka jadi totalnya tujuh,” kata Boy seperti dikutip dari Radar Timika.

Namun, Kapolda menegaskan, sejauh ini situasi di area Distrik Tembagapura masih cukup kondisif dan aktivitas berjalan seperti biasanya. “Termonitor untuk hari ini (kemarin) berjalan biasa, tidak ada masalah dan aktivitas jalan seperti biasa,”katanya.

BACA JUGA: 3 Anggota Brimob Ditembak KKB di Tembagapura, 1 Tewas

Kapolda menambahkan, sejauh ini personel Polri dalam hal ini Brimob yang tergabung dalam Satgas Amole, masih dianggap cukup untuk melakukan pengejaran terhadap kelompok KKB, maupun pengamanan di area Distrik Tembagapura.

“Personel sebenarnya cukup. Dari satuan tugas namanya Satgas Amole. Jadi untuk rencana penambahan, kami masih berdayakan personel yang selama ini ditugaskan baik area wilayah permukiman, wilayah terkait dengan rute-rute yang dilalui menuju area PT Freeport Indonesia,” ujar Boy.

BACA JUGA: Kepalanya Kena Tembak, Bripka Awaluddin Malah Ikut Buru Pelaku

Kapolda mengakui, bahwa gangguan dari KKB ini merupakan sebuah ancaman yang harus diantisipasi secara konsisten. “Kami tidak ingin ada korban-korban lainnya lagi, apalagi dari pihak masyarakat,”ungkapnya.

Boy membeberkan bahwa KKB pimpinan Sabinus Waker ini daerah operasinya berada di seputar Kampung Utikini, Banti, Mile Post 69 ke atas.

“Itu merupakan jalur-jalur mereka yang sebenarnya sudah terpantau, dan apa yang terjadi kemarin menjadi bahan evaluasi untuk satuan tugas. Dan kami akan terus berupaya untuk terus menyempurnakan,” katanya.

Boy menambahkan, pihaknya juga akan melibatkan unsur TNI yang ada dalam Satgas Amole untuk sama-sama melakukan pengejaran terhadap KKB yang selama ini masih berkeliaran dan melakukan aksi mereka di area Distrik Tembagapura.

“Kami kerja sama juga dengan TNI, karena satuan tugas pengamanan wilayah juga ada dari unsur TNI dalam mem-backup kepolisian untuk pengamanan objek vital. Jadi selama ini rekan-rekan dari TNI juga masuk unsur diperbantukan dalam satuan tugas pengamanan PTFI,” pungkasnya. (tns)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dor! Dor! Anggota Polri Kena Tembak di Kepala, Pelaku Kabur ke Hutan


Redaktur & Reporter : Adek

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler