Dalam 2 Hari, Detektif Astral Raih Keuntungan Hingga Rp 100 Juta di Aplikasi Noice

Minggu, 21 Juli 2024 – 03:50 WIB
Aplikasi Noice. Foto: dok Noice

jpnn.com, JAKARTA - Konten kreator bergenre horror Detektif Astral (DA) merilis konten horor terbaru berjudul ‘Melawan Iblis Terkuat di Piramida Antartika’ dari 1 Juli 2024 eksklusif di aplikasi Noice.

Sejak awal dirilis, konten spesial yang dibahas lengkap, menegangkan dan tanpa sensor ini telah ditonton lebih dari 6.000 orang, serta meraup total keuntungan hingga lebih dari Rp 100 juta hanya dalam waktu dua hari setelah dirilis.

BACA JUGA: NOICE Hadirkan Nostalgia Komedi Dakwah Kasturi

“Dalam konten spesial ini kami pertama kalinya menghadirkan video investigasi tanpa sensor untuk melawan iblis terkuat di Piramida Antartika. Kami mengungkap konspirasi para elite global tentang rekayasa genetika manusia di sana. Sejauh ini respon dari audiens sangat baik dan puas karena banyak hal yang kami hadirkan secara eksplisit, belum pernah ada di konten DA lainnya.” kata Bou, konten kreator Detektif Astral.

Selain mengungkap rahasia tentang rekayasa genetika manusia di Piramida Antartika, konten berdurasi 2,5 jam ini juga membuka persiapan dari Detektif Astral untuk berperang besar melawan pasukan Iblis tier 1 di Piramida Antartika setelah sebelumnya melakukan riset terkait konspirasi yang ada di benua tersebut.

BACA JUGA: Tayang 25 Juli, Film Bangsal Isolasi Berlatar Penjara Wanita

Detektif Astral kerap menguak berbagai misteri dan kasus misterius secara supranatural lewat metode Astral Travelling Investigation (ATI) yang mirip dengan metode ‘pecah jiwa’ atau ‘raga sukma’ untuk mendatangi lokasi kejadian misterius tanpa fisik orang tersebut hadir secara langsung.

Metode ATI tersebut kemudian digabungkan dengan metode membaca memori, membaca jejak energi, niatan, dan emosi.

BACA JUGA: Sakira Zahra Rilis Single Perdana Berjudul Senja yang Tersisa

Sebagai platform streaming konten terkemuka, Noice berkomitmen untuk mendukung para konten kreator lokal untuk bisa tumbuh dan hidup dari karya mereka.

Salah satu bentuk dukungan Noice adalah fitur monetisasi yang bisa digunakan oleh para kreator sejak awal menghadirkan konten mereka di aplikasi Noice melalui skema konten berbayar (VIP episode dan early access) hingga kolaborasi dengan brand atau pengiklan.

“Detektif Astral adalah salah satu contoh konten kreator yang sangat cerdas dalam membangun komunitas yang loyal. Mereka selalu fokus untuk membuat konten berkualitas dan selalu menjaga kedekatan dengan para pendengarnya. Tidak heran, setiap konten dan event yang dibuat oleh Detektif Astral bersama Noice selalu laris dibeli," ucap kata Niken Sasmaya, Chief Business Officer (CBO) Noice.

Noice ingin kesuksesan Detektif Astral juga bisa menjadi inspirasi bagi para konten kreator di Indonesia bahwa dengan fokus untuk memberikan yang terbaik kepada penggemar dengan konten yang menarik, para konten kreator bisa mendapatkan potensi monetisasi di luar iklan dengan cara menjual konten-konten terbaiknya kepada penggemar loyal mereka.

"Kami berharap kedepannya akan lebih banyak lagi cerita sukses dari konten kreator Noice untuk bisa menumbuhkan industri kreatif di tanah air menjadi lebih besar lagi," imbuh Niken Sasmaya.

Detektif Astral adalah konten kreator bergenre horor yang dibentuk pada akhir 2020.

Mereka terdiri dari Bou sebagai presenter serta Willy dan Jesslyn yang merupakan praktisi supranatural dan memiliki kemampuan indigo.

Setiap bulannya, konten Detektif Astral dapat meraih rata-rata lebih dari 3,000 unique listeners dari sesi live stream di aplikasi Noice.

Saat ini mereka juga memiliki lebih dari 20 ribu subscribers di aplikasi Noice dan lebih dari 42 ribu followers di akun Instagram.

Konten spesial Detektif Astral ‘Melawan Iblis Terkuat di Piramida Antartika’ dapat ditonton di aplikasi Noice hanya dengan Rp 25.000,- atau setara dengan 125 Noice Coins.

Selain Detektif Astral, terdapat banyak kreator lainnya yang telah berhasil meraih penghasilan besar di aplikasi Noice, salah satunya adalah podcast Musuh Masyarakat oleh Coki Pardede, Tretan Muslim dan Adriano Qalbi.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler