Dampak Ekonomi Chili akibat Gempa se-Dahsyat Hantaman Tsunami, Ini Kerugiannya

Selasa, 29 September 2015 – 04:15 WIB
Warga Chili sudah mulai kembali ke rumah setelah gempa melanda kota Coquimbo, utara Santiago. Foto: Reuters

jpnn.com - COQUIMBO - Penduduk Chili sudah berangsur-angsur pulang dari pengungsian mereka, kemarin. Mereka juga sudah mulai tampak memperbaiki kembali tempat tinggal dan usaha mereka, setelah gempa bumi dan gelombang tsunami melanda kota pelabuhan itu.

Pihak militer terlihat mengawasi jalan raya untuk menghindari insiden pencurian, setelah Presiden Michelle Bachelet mengumumkan situasi darurat di Coquimbo, setelah gempa berkekuatan 8,3 skala Richter melanda negara tersebut. Sedikitnya 12 orang tewas dalam insiden mengerikan itu.

BACA JUGA: Alamak… Nasib Wanita Bertato Ini pun Berakhir Begini Lantaran Tunggani Penyu

Setidaknya satu gempa susulan kuat mengguncang kawasan pinggir laut Chili, kemarin ketika warga mencoba menyelamatkan harta benda dari rumah mereka sambil mendesak pemerintah mempercepat bantuan kemanusiaan.

"Kami baru akan membersihkan lumpur dan sisa reruntuhan,” kata Maria Gonzalez setelah restoran makanan lautnya di Coquimbo mengalami kerusakan.

BACA JUGA: Mantan Anak Didik Arsene Wenger Jadi Pemberontak Di Suriah

Ombak setinggi 4,5 meter melanda daerah Coquimbo hingga menyeret kapal besar nelayan dan kapal kontainer ke jalan raya serta mengakibatkan kota tersebut banjir.

Badan rating Fitch mengatakan, dampak ekonomi akibat gempa yang diikuti banjir di utara dan letusan gunung berapi di selatan Chili awal tahun ini mengakibatkan kerugian antara 100 juta dolar AS hingga 1 miliar dolar AS.

BACA JUGA: Sisir Jamaah Haji Lewat Foto Jenazah

Bachelet yang dihujat karena reaksi lambat terhadap satu gempa bumi kuat pada 2010 yang menewaskan lebih 500 orang terlihat memeluk korban gempa saat melawan zona bencana, kemarin.

"Mereka yang terkena tsunami kehilangan hampir segalanya,” kata Askaan Wohlt dari Organisasi Desafio Levantemos Chile.

Lebih lanjut, ia mengatakan fokus mereka adalah untuk membantu pengusaha membangun kembali bisnis mereka sehingga mereka dapat kembali berdagang. (reuters/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terungkap! Ini Alasan Jemaah Indonesia Pindah ke Jalur Maut Tragedi Mina


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler