Dana Jaminan Tuan Rumah MotoGP Gede, Pemerintah Ingin Nego

Indonesia hanya Bisa 2-3 Juta Euro

Kamis, 10 September 2015 – 12:47 WIB

jpnn.com - JAKARTA- Keseriusan pemerintah Indonesia agar lomba balap motor dunia, MotoGP, bisa di Indonesia pada 2017 mendatang cukup tinggi. Namun, masih ada kendala terkait uang jaminan untuk menggelar balapan di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Menurut Menpora Imam Nahrawi, butuh 7 juta euro sebagai jaminan menjadi tuan rumah MotoGP. Jika dirupiahkan, jumlahnya lebih dari Rp 110 miliar. Dia memandang, jumlah tersebut terlalu besar.

BACA JUGA: Angga/Ricky Melangkah Mulus ke 8 Besar Japan Open

"Kami sudah memanggil pihak-pihak yang berkaitan dengan MotoGP. kami sudah minta mereka sampaikan agar CEO Dorna SL (penyelenggara MotoGP), Carmelo (Ezpelata), atau federasi otomotif internasional agar mengirim surat resmi ke pemerintah soal jaminan ini," kata Imam, kamis (10/9).

Menurut Imam, pihaknya sudah berbicara dengan kementerian Pariwisata soal anggaran. Nilai 7 juta euro terlalu besar sehingga perlu melakukan negosiasi ulang.

BACA JUGA: Wow! Chen Long Kandas di 16 Besar Japan Open

"Indonesia kemungkinan bisa membayar hanya sekitar 2 sampai 3 juta Euro. Kami akan bicarakan lagi dengan mereka soal hal anggaran dan persiapannya seperti apa, Mereka akan datang lagi kesini. " tuturnya. (dkk/jpnn)

BACA JUGA: Skuat Persija Dibubarkan, Tim Tagih Gaji

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terungkap! Harga Gelandang Anyar MU Ternyata tak Mahal


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler