Danpomdam Ungkap Kondisi Anggota TNI Lettu GDW

Rabu, 13 September 2023 – 18:58 WIB
Kadispenad Brigjen TNI Hamim Tohari (kiri) dan Danpomdam Jaya Kolonel Cpm Irsyad Hamdie Bey Anwar memberi keterangan kepada media. ANTARA/Genta Tenri Mawangi.

jpnn.com, JAKARTA - Polisi Militer Daerah Militer (Pomdam) Jaya menyebut anggota TNI Lettu GDW yang melawan arus lalu lintas di Tol MBZ hingga mengalami kecelakaan pada Sabtu (9/9) memiliki riwayat penyakit kambuhan.

Danpomdam Jaya Kolonel CPM Irsyad Hamdie Bey Anwar mengatakan untuk menahan rasa sakitnya itu, Lettu GDW mengonsumsi obat.

BACA JUGA: Jadi Pemicu Kecelakaan di Tol Layang MBZ, Oknum TNI Itu Ternyata

"Yang bersangkutan sudah didiagnosa ada sakit," ujar Irsyad saat dikonfirmasi, Rabu.

Irsyad menjelaskan penyakit ini berimbas GDW melakukan tindakan secara tidak sadar.

BACA JUGA: Nasabah Kehilangan Rp 1,5 Miliar, BRI Tak Akan Bertanggung Jawab

"Jadi, dia bisa melakukan tindakan yang tanpa disadari sama dia," ucapnya.

Saat kecelakaan tersebut GDW juga diketahui dalam pengaruh obat atas penyakitnya.

BACA JUGA: Karnaval HUT RI di Mojokerto Jatim Mencekam

Namun, penyakitnya menjadi penyebab dominan terjadinya kecelakaan tersebut.

"Jadi, kalau dibilang pengaruh obat juga ada, yang lebih dominan, sih, pengaruh sakitnya ini," terang dia.

Irsyad juga menjelaskan atas penyakitnya tersebut GDW memang dalam pengawasan dari satuan tugasnya.

"Makanya dia, kan, dalam pengawasan satuan. Cuma ketika itu dia memang tanpa izin keluar saat kejadian," terang dia.

Sebelumnya oknum anggota TNI Angkatan Darat Lettu Kavaleri GDW yang mengendarai kendaraan melawan arah di Tol Layang Mohammed bin Zayed (MBZ), Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu (9/9) sedang mengalami masalah psikologi.

Aksi pria berusia 29 tahun dari Kesatuan Yonkav 7/ Pragosa Satya Kodam Jaya itu mengakibatkan kecelakaan beruntun tujuh mobil di jalan tol layang tersebut.

"Lettu GDW ini memiliki riwayat penyakit, kondisi psikologis juga kurang sehat dan sedang dalam pengawasan satuan," kata Kepala Penerangan Kodam Jaya Letkol Inf Herbeth Andi Amino Sinaga saat jumpa pers di Rumah Sakit Ridwan Meuraksa, Jakarta Timur, Senin.

Saat mengendarai mobilnya sejak subuh, GDW tidak memiliki izin dari kesatuannya.

"Pada Sabtu (9/9) yang bersangkutan pergi. Yang jelas dalam waktu subuh pergi mengendarai mobil tanpa izin dari satuannya," katanya. (antara/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hilang 4 Hari, Gadis Ini Diperkosa 10 Pria Secara Bergilir, Pelaku Masih Bebas


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler