Dari Arab Saudi, Habib Rizieq Suarakan Penolakan Pilkada 2020

Selasa, 22 September 2020 – 10:50 WIB
Habib Rizieq Shihab. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menolak pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 pada Desember nanti.

Pasalnya, Indonesia masih menghadapi pandemi COVID-19 dan belum berakhir.

BACA JUGA: Simak Kata Mantan Mendagri soal Pilkada 2020, Lanjut atau Ditunda?

Menurut Habib Rizieq, pemerintah harusnya menjaga kesehatan rakyat, bukan mempertaruhkan keselamatan dengan tetap menggelar pesta demokrasi di tengah pandemi.

“Tidak logis pemerintah yang berdasar konstitusi wajib bertanggung jawab terhadap kesehatan setiap warga negaranya, sampai-sampai menerbitkan regulasi khusus corona melalui Perpu Nomor 1 Tahun 2020 dan saat ini menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020,” kata Habib Rizieq seperti disampaikan kuasa hukumnya, Damai Hari Lubis, Selasa (22/9).

BACA JUGA: Asri Welas: Mukanya Dian Sastro, Kakinya Aku itu

Habib Rizieq menambahkan, mestinya pemerintah terus melakukan sosialisasi dan mengimbau kepada masyarakat agar bisa mencegah dan antisipasi COVID-19.

“Untuk itu, sebaiknya penyelenggaraan Pilkada 2020 saat pandemi diboikot oleh masyarakat karena membahayakan kesehatan bahkan nyawa,” tambah Habib Rizieq yang saat ini berada di Arab Saudi.

BACA JUGA: KPU Diminta Menganalisis Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada 2020

Seperti diketahui, Pilkada 2020 dilaksanakan serentak di 224 kabupaten dan 37 kota di Indonesia. Total 270 kota/kabupaten ini tersebar di sembilan provinsi. (cuy/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler