Data Kasus Omicron DKI Jakarta dan Pusat Berbeda, Kok Bisa?

Selasa, 04 Januari 2022 – 19:15 WIB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia membeberkan data kasus Omicron DKI Jakarta. Foto: Ricardo/jpnn.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia membenarkan bahwa saat ini terdapat 162 temuan kasus Covid-19 varian Omicron di Ibu Kota.

Data ini berbeda dengan paparan pemerintah pusat yang menyebutkan ada 152 kasus Omicron di seluruh Indonesia per tanggal 3 Januari. 

BACA JUGA: Jakarta Kembali Terapkan PPKM Level 2, Imbas Omicron?

Mengapa data tersebut berbeda? 

Dwi menjelaskan hal ini disebabkan perbedaan pemotongan data atau cut off penambahan kasus Omicron DKI Jakarta dan pusat.

BACA JUGA: Kabar Terbaru dari Wagub Ariza Soal Jumlah Kasus Omicron di DKI

"(Perbedaan jumlah kasus Omicron) itu masalah timing, cut off gitu," kata Dwi saat dihubungi, Selasa (4/1).

Kendati demikian, temuan kasus Omicron ini sudah dilaporkan kepada Kemenkes. 

Dwi berujar data Omicron dari Dinkes selalu dicocokkan dengan Kemenkes, begitu pun sebaliknya.

"Baik yang dirilis kemenkes dan Jakarta selalu sinkronisasi. Misalnya di Kemenkes belum ada nama si A, atau di kita belum ada, kita langsung masukkan," jelasnya.

Menurut dia, 162 kasus Omicron yang terdeteksi di Jakarta, mayoritas merupakan pelaku perjalanan luar negeri. 

Sementara, enam kasus di antaranya tertular dari transmisi lokal.

Sebelumnya, jumlah kasus Omicron DKI Jakarta sebanyak 162 kasus diungkapkan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. 

Riza menjelaskan, jumlah 162 kasus tersebut merupakan akumulasi dari penambahan kasus Covid-19 varian Omicron di Jakarta, berdasarkan hasil pemeriksaan Litbangkes Kemenkes, sebanyak 15 orang dan dari GSI Lab sebanyak 12 orang.

Data ini sebenarnya bertolak belakang dengan pengumuman yang disampaikan oleh Pemerintah Pusat pagi ini.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengumumkan, penambahan kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia bertambah menjadi 152. 

"Kita dalam masuk ranking 40. Jadi jumlah kasus Omicron di Indonesia ada 152," ujar Luhut, Senin pagi. (mcr4/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler