Data Wakapolres Dicatut untuk Menipu, Nekat Banget, Pelaku Ternyata

Kamis, 16 Juni 2022 – 22:43 WIB
Pelaku penipuan. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Data Wakil Kapolres (Wakapolres) Metro Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso dicatut untuk melakukan penipuan.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat telah melacak pelaku.

BACA JUGA: Ahmad Asrori Mengaku Anggota Brimob, Ternyata Cuma Mau Incar Mobil Mbak Darojah

Pelaku berjumlah dua orang, mereka merupakan penghuni salah satu lapas di Jawa Timur (Jatim).

"Kami kantongi identitas pelaku yang melakukan pencatutan data identitas. Mereka narapidana," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Joko Dwi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

BACA JUGA: Mayjen TNI Gabriel Lema: Saya jadi Begini karena Makan Beras Polisi

Dia mengatakan dua pelaku yang berinisial SE dan MR mengambil data identitas Bismo melalui internet.

Data tersebut dipakai kedua tersangka untuk menghubungi orang asing melalui aplikasi WhatsApp (WA).

"Jadi, kedua orang ini mengedit data wakapolres dengan mengambil foto dan data dari Google. Kemudian diedit seakan-akan itu benar wakapolres," kata dia.

Dari dalam lapas, kedua tersangka lalu menghubungi beberapa pengusaha.

Mereka juga mendapat nomor para pengusaha tersebut lewat pencarian di internet.

Setelah itu, kedua tersangka menggunakan data palsu tersebut untuk meminta sejumlah uang kepada para pengusaha.

"Mereka juga pernah meminta sejumlah uang kepada pengusaha-pengusaha, salah satunya ke toko bunga dan kue," kata Joko.

Dalam aksinya, SE berperan sebagai orang yang meminta uang kepada para pengusaha. Sedangkan MR bertugas mengedit data Bismo.

Aksi keduanya terbongkar setelah salah satu pengusaha yang dihubungi pelaku langsung menghubungi Bismo.

"Pak wakapolres membantah telah melakukan transaksi ataupun meminta uang," kata dia.

Karena itu, polisi melakukan penelusuran dan akhirnya mendapatkan dua identitas pelaku tersebut. Sejauh ini, Joko memastikan belum ada pengusaha yang memberikan uangnya ke rekening pelaku. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler