Deddy Mizwar Tak Dukung Prabowo - Sandi, Ini Kata Gerindra

Rabu, 29 Agustus 2018 – 22:47 WIB
Deddy Mizwar di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, Selasa (21/8). Foto: Dedi Yondra/JPNN

jpnn.com - Partai Gerindra tidak akan mencampuri persoalan Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Partai Demokrat Jawa Barat yang juga Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar yang dijadikan juru bicara Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, itu merupakan hak politik seseorang. Menurutnya pula, hal itu merupakan bagian dari dinamika yang ada di internal partai binaan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

BACA JUGA: Bang Ruhut Sebut Pak Prabowo Lebih Cocok Jadi Pelatih Saja

Karena itu, ujar Dasco, Partai Gerindra sebagai bagian koalisi bersama Partai Demokrat yang mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, tidak akan ikut campur urusan internal partai berlambang bintang mercy ini.

“Kami akan serahkan sepenuhnya kepada Demokrat. Mudah-mudahan diselesaikan internal Partai Demokrat,” kata Dasco di gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/8).

BACA JUGA: Ruhut Yakin Banget Demokrat Tak Mau Prabowo-Sandi Menang

Dia memastikan hal tersebut juga tidak mengganggu koalisi pengusung Prabowo-Sandi. Dasco menegaskan, koalisi tetap bekerja. Menurut dia, kejadian seperti ini di setiap pemilihan presiden (pilpres) akan terus terulang.

“Jadi, kami sudah antisipasi dengan kerja nyata partai koalisi,” kata anggota Komisi III DPR, itu.

BACA JUGA: Kubu Prabowo - Sandi Siap Layani Tantangan Petahana

Menurut Dasco, suara Prabowo saat Pilpres 2014 lalu memang paling tinggi di Jawa Barat. Menurut dia, hal itu juga bukan karena kerja orang per orang. Namun, itu kerja tim dan karena cinta masyarakat kepada Prabowo.

“Itu biarkan saja hak orang per orang dan hak koalisi sebelah untuk mengambil siapa saja yang diinginkan untuk memperkuat yang di sana. Kami juga akan berupaya membuat tim yang kuat dan solid,” katanya.

Namun, ujar Dasco, pihaknya tidak akan mengambil kader dari partai koalisi sebelah masuk ke dalam tim. Sebab, kata dia, masih banyak kader maupun orang-orang yang bisa bekerja sama untuk kemenangan Prabowo di Pilpres 2019 nanti.

“Kami menampung orang yang kami seleksi. Kalau kami katakan mentransfer, mengambil alih, itu mungkin tidak akan kami lakukan,” ungkap Dasco. (boy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Demokrat Tunggu Penjelasan Deddy Mizwar


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler