Demo 11 April Diwarnai Kekerasan, BEM SI Kapok?

Selasa, 12 April 2022 – 22:16 WIB
Suasana demo 11 April yang berakhir ricuh di depan Gedung DPR RI, Senin (11/4/2022) Foto: Kenny Kurnia Putra/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Demo 11 April yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan sejumlah elemen lainnya di depan Gedung DPR RI berakhir ricuh.

Pihak kepolisian terpaksa menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

BACA JUGA: Apa Peran Pria Bertato Itu pada Demo 11 April 2022? Jangan Kaget

Koodinator Media BEM SI 2022, Luthfi Yufrizal mengatakan meski berakhir ricuh, pihaknya tidak berpikir dua kali untuk melakukan aksi lanjutan jika tuntutan demo 11 April tidak dipenuhi.

"Untuk itu kami tidak berpikiran akan tidak ada aksi karena kericuhan, karena sudah kami antisipasi serra perkirakan dampak  dan lain-lain," kata Lutfi melalui pesan suara kepada JPNN.com, Selasa (12/4).

BACA JUGA: Ade Armando Sempat Muntah Darah Seusai Dikeroyok saat Demo 11 April

Dia menyebutkan pihaknya akan lebih waspada lagi terhadap para penyusup saat melakukan aksi-aksi demo ke depannya.

"Kami perkuat lagi keamanan di struktur aksi, bakal ada screening orang-orang yang masuk barisan massa, apakah benar tulus menyampaikan aspirasi atau hanya sekedar menyusup," lanjutnya.

BACA JUGA: Aksi 11 April Bubar, Jenderal Muhammad Sampaikan Pesan untuk Pak Jokowi

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) mengancam akan kembali turun ke jalan.

Hal ini disampaikan jika tuntutan yang  saat demo 11 April di depan Gedung DPR tidak ditepati para pimpinan DPR.

Koodinator Media BEM SI 2022, Luthfi Yufrizal menyebutkan pihaknya masih membahas aksi lanjutan jika tidak ada realisasi dari tuntutan yang disampaikan pada demo 11 April.

"Apakah benar-benar sesuai ekspektasi kami atau sebaliknya. Terkait aksi selanjutnya masih bahas dengan teman-teman yang lain," kata Lutfi. (mcr8/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Kenny Kurnia Putra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler