Demokrasi Dinilai Hanya Untungkan Elite Saja

Selasa, 23 September 2014 – 02:48 WIB

jpnn.com - JAKARTA - Guru besar ilmu politik di Universitas Indonesia (UI), Maswadi Rauf mengkritisi perkembangan demokrasi yang saat ini terjadi di Indonesia. Menurutnya, demokrasi justru bukan demi memajukan rakyat, tapi masih sebatas menguntungkan elite politik.

"Demokrasi masih memberi keuntungan bagi elit di pusat maupun daerah. Saya tidak salahkan demokrasi, tapi orang-orang yang menjalankan demokrasi, perilakunya tidak sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi," kata Maswadi dalam diskusi bertema “Konsolidasi NKRI, Lima Tahun Kiprah MPR" di kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Senin (22/9).

BACA JUGA: Harapkan Jokowi Hindari Calon Menkumham dari Parpol dan Pengacara Koruptor

Dipaparkannya, euforia demokrasi semakin menjadi-jadi. Di sisi lain, praktik politik uang semakin tak terkendali.

“Saya belum lihat regulasi pencegahan politik uang. Sama sekali tidak ada. Yang ada hanya sebatas pernyataan antipolitik uang," ungkapnya.

BACA JUGA: Anggap MPR Hanya Jadi Aksesori Demokrasi

Maswadi juga mengatakan bahwa terdapat pergeseran ancaman terhadap NKRI dari persoalan SARA menjadi ekonomi. Menurutnya, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla nanti harus mencermati hal itu.

"Terjadi paradigma ancaman terhadap NKRI dari yang semula berbentuk SARA menjadi ekonomi. Jika rezim Joko Widodo-Jusuf Kalla gagal mengimplementasikan ekonomi sebagaimana yang diamanatkan oleh konstitusi yakni ekonomi kerakyatan, maka jangan salahkan rakyat nantinya," kata Maswadi.(fas/jpnn)

BACA JUGA: Maya Rumantir Jagokan Irman Gusman

BACA ARTIKEL LAINNYA... Jokowi: Pekan Depan, Nama Kabinet dan Isinya Diumumkan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler