Demokrat Merasa Suaranya Dicuri

Selasa, 15 April 2014 – 09:19 WIB

jpnn.com - CIKARANG - Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bekasi, Rohim Mintareja menginstruksikan ke seluruh kadernya untuk terus mengawal formulir C1. Bahkan, dia minta para kadernya untuk memperbarui laporannya setiap jam.

Instruksi tersebut dikeluarkan karena banyaknya isu penggembosan suara. Ini menyusul laporan kadernya soal di satu TPS, Demokrat tak dapat satu pun suara.

BACA JUGA: Anggota PPS Sakit Bersamaan, Pleno PPK Batal

’’Nggak mungkin kan, paling tidak ada satu suara, dan lagi pula di C1 jelas tertulis ada perolehan suaranya tapi kenapa saat dihitung malah tidak ada suaranya, saya dapat laporan dari kader kalau kejadian seperti itu ada di beberapa TPS,” kata Rohim.

Proses penghitungan perolehan suara saat ini masih terus berlangsung di tingkat desa, sebelum akhirnya dilakukan di tingkat kecamatan. Saat-saat seperti ini, kata Rohim, dugaan-dugaan kecurangan semakin sering terjadi.

BACA JUGA: Istri Mantan Bupati Kalahkan Maruarar Sirait dan TB Hasanuddin

’’Justru sekarang-sekarang ini yang rawan, makanya kader harus selalu meng-update hasil suara, formulir C1 harus diamankan, jangan sampai suara partai kamu hilang,” ujarnya.

Dugaan kecurangan saat proses penghitungan surat suara terus didata sambil mengumpulkan bukti-bukti. Jika hasil dari penghitungan perolehan suara ternyata melenceng jauh dari hasil laporan yang diterima, Rohim mengaku akan menempuh jalur hukum.

BACA JUGA: Kurang Alat Bukti, 15 Kasus Pidana Pemilu Dihentikan

’’Siapa yang mau dicurangi? Kalau kami dicurangi maka kami akan tempuh jalur hukum, akan kami gugat, saya punya laporan hasil perolehan suara, jadi kita tunggu saja hasilnya nanti seperti apa,” ungkap Wakil Bupati Bekasi ini. (enr)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dua Caleg ini Yakin Lolos ke Senayan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler