Dengar Curhatan Para Pelaku UMKM di Klaten, Airlangga Minta Menperin Bantu Peralatan Produksi

Minggu, 15 Agustus 2021 – 18:07 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan para pelaku UMKM Klaten, untuk memastikan usaha mereka tetap berjalan saat pandemi, Sabtu (14/8). Foto dok Kemenko

jpnn.com, KLATEN - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan para pelaku UMKM Klaten, untuk memastikan usaha mereka tetap berjalan saat pandemi, Sabtu (14/8).

Beberapa UMKM yang dikoordinir Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Klaten sempat berbincang dengan Menko Airlangga dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, menceritakan tentang usaha mereka.

BACA JUGA: Mami Yuli Bilang, Jika tak Ingat Almarhum Olga, Billy Syahputra Pasti Sudah...

Menko Airlangga mendengarkan aspirasi pelaku usaha, yang ingin didukung oleh pemerintah dalam bentuk peralatan dan izin BPOM agar usahanya terus berkembang.

"Untuk mendukung peralatan, Kementerian Perindustrian pasti akan membantu," ujar Airlangga yang didampingi Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita.

BACA JUGA: Sering Minum Alkohol? Dokter Astrid Ingatkan Hal Penting ini

UMKM merupakan salah satu sektor yang terdampak dalam masa pandemi.

Di sisi lain banyak para pelaku UMKM yang memanfaatkan teknologi digital, sehingga keterlibatan UMKM dalam pasar digital makin meningkat.

BACA JUGA: Ketua KPC PEN Targetkan Sebanyak 2,1 Juta Dosis Vaksin di Kalimantan

Pada kesempatan yang sama, Menko Airlangga juga melepas ekspor telur tetas hasil dari UMKM Klaten.

Apresiasi diberikan kepada pengusaha karena telah berhasil mengembangkan usahanya hingga mengekspor telur tetas ke negara Myanmar dan Vietnam.

“Biasanya kita yang impor dari Myanmar, sekarang sudah berhasil ekspor telur tetas ke Myanmar dan Vietnam. Saya mengapresiasi karena ini jarang. Kita harus dorong dan terus bertambah ekspornya. Agustus 66 ribu butir, September 99 ribu butir serta November dan Desember 145.000 butir,” tutur Menko Airlangga.

Pemerintah telah mengeluarkan bantuan insentif fiskal bagi UMKM dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), termasuk dukungan berupa pelatihan melalui Program Kartu Prakerja.

Pada 2020, realisasi dukungan untuk UMKM telah mencapai Rp112,26 Triliun.

Dengan mempertimbangkan fluktuasi pertumbuhan ekonomi dan guna mendukung UMKM untuk terus berkembang, alokasi anggaran yang disediakan bagi UMKM dan korporasi pada 2021 yakni sebesar Rp171,77 Triliun.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler