Detik-detik Puluhan Calon Bintara TNI AD Disidang, Telanjang Dada

Selasa, 07 September 2021 – 22:14 WIB
Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko memimpin Sidang Parade kepada Calon Bintara Perwira Karier (PK) TNI AD tahun 2021 di Makorem 174/ATW, Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (7/9/2021). Foto: Penerangan Korem 174/ATW

jpnn.com, MERAUKE - Korem 174/ATW Merauke selaku Sub Panitia Daerah Merauke melaksanakan Sidang Parade kepada Calon Bintara Perwira Karier (PK) TNI AD tahun 2021.

“Kegiatan ini dalam rangka menyiapkan dan menyeleksi calon prajurit Bintara yang berkualitas dan unggul sesuai kriteria guna menjawab kebutuhan organisasi TNI AD,” kata Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko saat memimpin Sidang Parade di Aula L.B. Moerdani Makorem 174/ATW, Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (7/9/2021).

BACA JUGA: Detik-detik Kuasa Hukum Korban Pelecehan Karyawan KPI Meradang

Puluhan calon Bintara tampak berbaris dan bertelanjang dada.

Pada kesempatan itu, Brigjen Bangun berterima kasih kepada panitia yang sudah bekerja dengan benar.

BACA JUGA: Selamat, Tiga Perwira Tinggi TNI AL Naik Pangkat

“Apa yang dilaporkan kepada saya semua sudah sesuai dengan prosedur, itu baru di aspek jasmani,” ungkap Alumnus Akmil tahun 1992 itu.

Yang menggembirakan lagi, kata Brigjen Bangun, untuk aspek kesehatan tahun ini jauh lebih baik dari tahun sebelumnya.

BACA JUGA: TNI AL Merespons Undangan Deklarasi Laksamana Yudo Jadi Panglima TNI, Tegas!

Menurut Danrem, seleksi ini untuk mencari dan memilih calon Bintara TNI AD terbaik sebagai tulung punggung satuan, calon komandan regu, calon pelatih, dan calon pendidik.

“Apabila kalian terpangil untuk diberangkatkan ke Panitia Pusat/Panpus, satu pesan saya kalian harus jaga kesehatan. Jangan sampai kalian terpapar Covid-19,” ujar dia.

Dia berpesan kepada calon Bintara agar terlebih melakukan rapid sebelum berangkat menggunakan pesawat.

“Saya akan awasi langsung baik terbuka maupun tertutup,” tegas Danrem.

Perwira Tinggi TNI AD dari Kecabangan Infanteri ini mengatakan rekrutmen masuk tentara itu gratis alias tidak dipungut biaya.

“Apabila ada yang minta uang, kalian laporkan kepada saya dan akan saya telusuri dan proses,” tegasnya.

Hadir dalam acara sidang tersebut Wakil Ketua Sidang, para Sekertaris dan para Katim Uji/Pemeriksa.(fri/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler