Dewan Desak Pelabuhan Muara Angke Diselesaikan

Sabtu, 10 Desember 2011 – 12:47 WIB

JAKARTA - Masalah transportasi dari Jakarta menuju Kepulauan Seribu tak kunjung bisa terselesaikanHarapan warga setempat untuk memiliki pelabuhan khusus yang representatif tak juga terlaksana

BACA JUGA: Oknum Berpangkat Bripka Dicopot

Sementara itu, pembangunan Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara yang sudah dimulai sejak 2005 silam tak juga dapat diselesaikan


“Warga Kepulauan Seribu sudah lama mendambakan pelabuhan agar mobilitas mereka menjadi lebih mudah

BACA JUGA: Penyakit Misterius, 104 Santri Asshiddiqiyah Terkapar

Namun, sampai saat ini belum bisa direalisasikan juga,” kata Maman Firmansyah, anggota DPRD DKI Jakarta, Jumat (9/12).

Maman berharap, Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara segera diselesaikan
Hal ini untuk memberikan kemudahan bagi warga Kepulauan Seribu

BACA JUGA: Januari 2012, Sudirman Bebas Genangan

Selain itu, juga untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke sana“Pelabuhan itu harusnya bisa segera diselesaikanApalagi pembangunanya sudah dilakukan sejak 2005 silam,” ujarnya.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Udar Pristono mengatakan Pelabuhan Muara Angke rencananya akan dijadikan pengganti dari Pelabuhan Marina di Ancol yang biasa digunakan warga Jakarta di Pulau Seribu sebagai tempat transportasiSekarang, Pelabuhan Marina akan dipusatkan sebagai pelabuhan kapal-kapal wisata yang akan ke Kepulauan Seribu

“Selama ini fungsi Pelabuhan Marina adalah pelabuhan kapal transportasi warga dan pelabuhan kapal wisataKarena ada kapal-kapal wisata, akibatnya kapal-kapal penumpang untuk warga yang tinggal di Kepulauan Seribu mengalami kesulitan merapat karenga bergabung dengan kapal wisata,” tuturnya.

Pembangunan yang dilakukan di Pelabuhan Muara Angke, yaitu membangun dinding penahan ombak atau break water wall, dermaga kapal-kapal penumpang dengan kekuatan mesin 7 GP atau kapal dengan kapasitas 20-25 penumpang serta kantor pelabuhan sebagai pengawas kapal-kapal yang keluar masuk pelabuhan.

Konsep pelabuhan tersebut dibuat seperti terminal penumpang pada umumnya, yaitu terdapat ruang tunggu penumpang, loket tiket, boarding pass seperti layaknya bandara, lahan parkir untuk sandaran kapal, tempat penjualan makanan dan fasilitas lainnya“Jadi ada kehidupan di sana, kehidupan yang lebih baik, rapi, manusiawi dan bersih,” tuturnya.

Selain mengangkut penumpang, Pelabuhan Muara Angke juga akan menjadi pangkalan bagi kapal-kapal operasional Pemprov DKI, seperti kapal Dishub DKI, Satpol PP dan polisi airDishub sendiri memiliki 8 kapal operasinal dan kapal tradisional penumpang ada sebanyak 20 kapal.

Luas dari Pelabuhan Muara Angke mencapai 3 hektare dan pembangunan memakan biaya sekitar Rp 130 miliarNantinya, Pelabuhan Muara Angke ini juga akan menjadi akses bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang menginginkan harga transportasi penyeberangan yang murah(wok)

BACA ARTIKEL LAINNYA... 104 Santri Asshiddiqiyah Terkapar


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler