Di Hadapan Ribuan Gen Z, Irjen Iqbal Tak Ingin Kedaulatan Rakyat Ternodai di Pemilu 2024

Rabu, 07 Februari 2024 – 13:35 WIB
Deklarasi Pemilih muda cerdas menuju Pemilu damai di Hotel Labersa, Kota Pekanbaru. Foto:Bidhumas Polda Riau.

jpnn.com, PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama ribuan generasi Z (Gen Z) yang merupakan pemilih muda mendeklarasikan Pemilu Damai 2024.

Acara ini bertajuk "Deklarasi Pemilih Muda Cerdas Menuju Pemilu Damai 2024" dan berlangsung di Hotel Labersa, Pekanbaru, pada Selasa (6/2).

BACA JUGA: Tangkal Hoaks dan Sosialisasi Pemilu 2024, Polresta Pekanbaru Gandeng Diskominfo

Deklarasi ini diinisiasi oleh Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal.

Forkopimda Riau, seperti Gubernur, Danrem 031/Wb yang diwakili Kasipers, Forkopimda, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, serta ribuan perwakilan pelajar SMA, SMK, dan MA se-Provinsi Riau bersama-sama mendeklarasikan Pemilu damai.

BACA JUGA: Kapolres Inhu Ajak Masyarakat Wujudkan Pemilu Damai 2024 Lewat Siaran Radio

Diketahui bahwa 52 persen pemilih dalam Pemilu 2024 mendatang adalah pemula yang diharapkan berkontribusi dan memahami politik dan teknologi.

Dengan demikian, mereka dapat menggunakan hak pilihnya pada pencoblosan pada 14 Februari 2024.

BACA JUGA: Jokowi Titip Pesan kepada TNI-Polri dan BIN soal Pemilu 2024, Apa Katanya?

Kapolda Riau Irjen Pol Muhammad Iqbal dalam sambutannya menyampaikan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan salah satu negara yang memiliki sistem demokrasi.

"Demokrasi berarti kedaulatan di tangan rakyat, semua menuju untuk kepentingan rakyat. Oleh karena itu, dalam ketatanegaraan demokrasi sangat penting, dan pada saat ini kita berada pada tahap pesta demokrasi," ujar Irjen Iqbal.

Pemilu 2024 ini akan dilaksanakan secara serentak, baik pemilihan presiden dan wakil presiden, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD kota.

“Oleh karena itu, kepada pemilih pemula harus ikut dalam sistem ke tata negaraan untuk memberikan hak pilihnya, karena hak suara menjadi hak konstitusi setiap warga negara," tegas Kapolda.

Irjen Iqbal juga menekankan generasi Z merupakan generasi penerus bangsa yang harus dikelola dengan baik.

"Kalau tidak kita kelola dengan baik, tentunya itu akan menjadi bencana demokrasi. Menurut data riset sosial, populasi internet Indonesia 70 persen didominasi oleh kelompok milenial (Gen Z)," paparnya.

Menurut Irjen Iqbal, hal ini bisa menguntungkan dan merugikan. Oleh karena itu, selalu hati-hati dengan internet, kelola dengan baik, dan jangan menyebarkan hoaks apalagi tentang Pemilu ini.

Irjen Iqbal mengajak para generasi Z untuk menggunakan hak pilih secara cerdas.

Ia berharap deklarasi ini bukan hanya seremonial, tetapi juga mendorong para generasi Z untuk menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 2024.

Dari ribuan pelajar yang hadir, sekitar 10 pelajar sebagai perwakilan dari sekolah menengah atas se-Provinsi Riau membacakan deklarasi pemilih cerdas menuju pemilu damai 2024 dengan diikuti suara lantang para peserta deklarasi. Adapun isi deklarasi tersebut adalah:

Ikut bersama-sama mewujudkan Pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

Menjunjung tinggi integritas diri agar tidak terpengaruh dengan berita provokasi di media sosial.

Berpartisipasi aktif untuk menggelorakan demokrasi yang cerdas, sehat, dan tanpa hoax di dalam lingkungan sekolah.

Deklarasi Pemilu Damai 2024 ini merupakan langkah penting untuk mewujudkan pemilu yang aman, damai, dan berintegritas.

Diharapkan dengan peran aktif generasi Z, pesta demokrasi di 2024 dapat berjalan dengan sukses dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas untuk bangsa Indonesia. (mcr36/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

BACA ARTIKEL LAINNYA... XL Axiata Siapkan Jaringan Berkualitas Selama Pemilu 2024


Redaktur : Fathan Sinaga
Reporter : Rizki Ganda Marito

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler