Dianggap Biang Macet, Hatta Bela Truk

Senin, 23 Mei 2011 – 17:41 WIB

JAKARTA — Menteri Perekonomian Hatta Radjasa melakukan pembelaan terhadap truk yang dilarang memasuki jalur-jalur tol di Jakarta pada waktu-waktu tertentuAlasannya, pelarangan itu akan mengganggu distribusi logistik sebab angkutan truk sangat penting untuk memenuhi pelayanan logistik masyarakat dalam dan luar kota

BACA JUGA: Ratusan Muda-Mudi Ikuti Seleksi Abnon



‘’Jangan dianggap truk itu biang kemacetan, jangan begitu cara berpikirnya
Truk-truk itu diperlukan untuk memperlancar logistik agar tidak terjadi kelangkaan

BACA JUGA: DKI Punya Jalur Khusus Sepeda

Apalagi masuk ke Tanjung priok harus tepat waktu untuk barang-barang impor,’’ kata Hatta kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/5)


Dari hasil survery yang dilakukan website solusimacet.com terhadap 539 responden, 92,4 persen masyarakat setuju penerapan pelarangan truk itu dilakukan selamanya

BACA JUGA: Ditolak Rumah Sakit, Warga Penjaringan Curhat ke Foke

Namun Hatta meminta masyarakat juga mengerti tentang arti pentingnya angkutan berbadan besar tersebutYang penting tinggal aturan dari kepolisian bekerjasama dengan Kementrian perhubungan.

Hatta mengaku sedang mencari jalan kelauar terhadap masalah pelarangan truk masuk tolKarenanya, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan membuat aturan bersama antara Kemenhub, Kepolisian, Pemprov DKI Jakarta dan juga OrgandaTerutama untuk menentukan daerah-daerah yang bisa dilewati.

‘’Saya sudah membicarakan hal ini agar dicarikan solusi yang baikJangan sampai logistik tergangguTapi jangan juga menimbulkan kemacetan karena tidak diatur dengan baik,’’ kata Hatta kepada wartawan di Jakarta, Senin (23/5).

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menegaskan akan tetap memberlakukan ketentuan pengalihan truk masuk tol dalam kota dari pukul 05.00-22.00 WIB, hingga batas akhir waktu uji coba tanggal 10 Juni mendatang.(afz/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pelajar Tenggelam di Danau UI


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler