Diaz Hendropriyono: Akselerasi Dua Juta Kendaraan Listrik Bisa Dimulai dari Motor

Rabu, 05 Oktober 2022 – 21:36 WIB
Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono di Nusantara Ballroom, The Dharmawangsa Jakarta, Selasa (4/10). Dokumen pribadi

jpnn.com, JAKARTA - Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono menyebut akselerasi target dua juta kendaraan listrik pada 2025, bisa dimulai dengan memigrasikan motor berbahan bakar fosil.

Dia mengatakan itu dalam forum group discussion untuk membahas capaian akselerasi target dua juta kendaraan listrik pada 2025 di The Dharmawangsa Jakarta, Selasa (4/10).

BACA JUGA: Menjajal Motor Listrik di IEMS, Diaz Hendropriyono: Teknologi yang Menjanjikan

"Perlu dimulai dari motor listrik.” ujar Diaz dalam keterangan persnya, Rabu (5/10).

Dia mengatakan migrasi besar pengendara motor dari berbahan bakar fosil sangat dimungkinkan, karena jumlah pengemudi kendaraan roda dua mencapai lebih dari 119 juta unit.

BACA JUGA: Bicara di Hadapan Wisudawan, Diaz Hendropriyono Singgung Soal Inovasi 

"Industri manufaktur yang sangat berkembang, dan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat," ujar dia.

Adapun, diskusi tentang akselerasi target dua juta kendaraan listrik pada 2025 turut dihadiri oleh artis Deddy Corbuzier, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor.

BACA JUGA: FORNAS VI 2022, Diaz Hendropriyono Yakin Esports Indonesia Bisa Saingi AS dan China

Deddy yang hadir sebagai narasumber sebagai perwakilan masyarakat menyampaikan salah satu keluhan dalam transisi ke kendaraan listrik

Menurut Deddy, munafik ketika lingkungan menjadi fokus masyarakat, tetapi tidak memikirkan biaya rakyat bermigrasi ke kendaraan listrik.

"Demi mendapatkan kepercayaan masyarakat pindah dari motor konvensional ke motor listrik harus ada harga murah dahu untuk mereka bisa coba dan akhirnya baru merasakan dampak lingkungannya, enaknya menggunakan motor listrik,” katanya. 

Sementara itu, Agus Gumiwang menyebut pemerintah memang serius untuk memigrasikan pengendara motor berbahan bakar fosil ke listrik.

"Bapak Presiden (mengatakan, red) agar Indonesia dalam waktu yang sesingkat-singkatnya bisa segera memproduksi dua juta unit motor listrik," kata politikus Partai Golkar itu.

Afriansyah Noor dalam diskusi mengajak seluruh stakeholder agar dapat berkolaborasi dan bersinergi untuk mencapai target dua juta kendaraan listrik pada 2025.

"Saya mendukung dan mengajak semua stakeholder agar bisa berkolaborasi dan bersinergi dalam pencapaian target Presiden dua juta kendaraan bertenaga listrik," katanya. (ast/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler