Dicekoki Miras, ABG Digarap Lima Pemuda

Sabtu, 04 Mei 2013 – 09:34 WIB
CILACAP--Aksi cabul yang dikerjakan kelompok pemuda di Cilacap ini benar-benar membuat miris hati. Bagaimana tidak, seorang Anak Baru Gede (ABG), sebut saja Melati (13) harus menanggung derita karena diperkosa lima orang pemuda.
   
Melati yang merupakan warga Kelurahan Kutawaru Cilacap  Tengah, dilarikan dari rumahnya. Dia kemudian dicabuli sekitar lima orang pemuda di Jojog, Kelurahan Kutawaru  Cilacap Tengah. Sayangnya, peristiwa yang terjadi Februari lalu baru dilaporkan ke polisi, Jumat (3/5). Tak ayal, hingga kini, belum ada satupun tersangka yang  diamankan.

Ibu dari Melati, Nur mengaku mengadukan kejadian ini ke Polres Cilacap karena dia merasa tidak terima anaknya diperlakukan sebiadab itu. Nur mengisahkan, Februari lalu anaknya di SMS oleh terlapor PA  dan diajak pergi bermain. PA kemudian menjemput Melati di depat masjid yang ada di desanya.   

Kepada Melati, PA mengaku akan mengajaknya ke rumah paman PA  yang ada di Jojog. Namun ternyata Melati tidak dibawa ke sana. Melati dibawa ke sebuah rumah dimana sang pemilik rumah sedang tidak ada di tempat. Tapi, di dalam rumah tersebut ada teman-teman PA yang jumlahnya sekitar lima orang.

Melati, perempuan sendirian di tempat tersebut. Dia lantas dipaksa minum minuman keras. Selang sebentar, Melati pun pusing. ABG itu tak lagi menguasai penuh kesadarannya. Saat kesadaran Melati turun drastis, dia   mulai ditelanjangi. Tak berapa lama, Melati benar-benar tak sadarkan diri.

Baru pagi harinya, Melati terbangun dan masih merasa pusing. Seorang teman PA lalu mengantar Melati ke rumah orang lain. Kemudian, Melati diantar orang tersebut ke rumah korban. "Kami merasa dirugikan dengan kejadian ini. Makanya kami melaporkan kejadian ini ke Polres Cilacap. Kami ingin kasus ini dituntaskan secepatnya," ujar Nur kembali.

Dalam laporan tersebut disebutkan pelaku melarikan anak di bawah umur sebagaimana dimaksud pasal 332 KUH Pidana. Kapolres Cilacap Cilacap, AKBP Wawan Muliawan  didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Puryadi menandaskan, polisi tengah melakukan penyelidikan kasus ini. "Kita terus mengumpulkan informasi terkait keberadaan PA. Kami meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi terkait terlapor dan pelaku lainnya," ujarnya kepada Radarmas (Grup JPNN).

Tak hanya kepada polisi,  Nur juga mengadukan kasus ini kepada Citra. Menurut aktivis Citra, Nolly Sudrajat, sekarang ini Melati berada di shelter untuk proses pendampingan baik dari Citra maupun dari Departemen Sosial RI. "Kami mendampingi korban untuk memulihkan kondisi psikologisnya. Dia berada di shelter untuk pemulihan. Kami menangani korbannya. Sedangkan kasusnya kini ditangani polisi," ujarnya kepada Radarmas kemarin. (amu)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Wanita Terlantar Tewas Kelaparan

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler