Didier Deschamps: Kesempatan Juara Baru Terbuka Usai Semifinal

Portugal vs Prancis

Minggu, 10 Juli 2016 – 20:48 WIB
Didier Deschamps sebut kemenangan atas Jerman di semifinal membuat Prancis pantas juara Euro 2016. FOTo: AFP

jpnn.com - SAINT-DENIS - Banyak yang mengunggulkan Prancis menjuarai Euro 2016. Bertindak sebagai tuan rumah menjadi keuntungan tersendiri bagi Les Bleus. Sejak awal, Dimitri Payet cs diyakini akan mulus dalam merealisasikan ambisi menyamai pencapaian Spanyol dan Jerman yakni tiga kali menjadi juara Euro. 

Akan tetapi, pelatih Didier Deschamps ternyata berpikiran lain. Menurutnya, kesempatan juara baru terbuka usai berakhirnya semifinal yang artinya Prancis tampil di final. 

BACA JUGA: Terkait Tradisi dan Dominasi, Pelatih Portugal: Kami Punya Dendam

Logikanya memang benar. Berlaga di partai final, peluang Prancis juara jelas terbuka. Tapi, tidak demikian alasan yang dikemukakan Deschamps. Menurutnya, performa menawan di semifinal yang membuat dia mengatakan kans juara bagi Les Bleus terbuka lebar. 

Seperti diketahui, Prancis tampil gemilang di semifinal dengan mengalahkan Jerman dua gol tanpa balas. Itu disebut Deschamps sebagai performa terbaik Les Bleus sepanjang Euro 2016. Maklum saja, selama ini Jerman kerap menjadi sandungan mereka di turnamen mayor. Sebelumnya, Les Bleus disingkirkan Jerman di perempat final Piala Dunia 2014. 

BACA JUGA: Prediksi Portugal vs Prancis: Ronaldo Melawan Ketimpangan

"Kesempatan kami menjadi juara sejujurnya benar-benar terbuka usai mengalahkan Jerman di semifinal. Taktik kami bekerja dengan sangat baik. Hal tersebut membuat semua pemain siap untuk pertandingan penting melawan Portugal," tegas Deschamps kepada Uefa.com

Imbuhnya, "Kami memiliki kesempatan untuk juara saat ini. Kami harus memanfaatkannya dan tak memikirkan masa mendatang. Sekarang adalah sekarang dan mari kita tuntaskan". 

BACA JUGA: Inilah Pemain Terbaik Kedua Prancis Setelah Griezmann

Apakah itu menjadi indikasi Deschamps meremehkan Portugal. Tidak. Dia mengaku tak menganggap enteng Seleccao das Quinas. Dia menyebut Portugal tidak kebetulan lolos ke final melainkan karena memiliki kualitas. 

Deschamps juga menepis pengalamannya saat menjadi juara saat sebagai pemain membuatnya akan mudah meraih trofi. "Saya juara pada 2000 sebagai pemain, tapi itu masa lalu. Kini saya sebagai pelatih dan tantangannya berbeda. Namun, masa sekarang ada karena masa lalu," pungkas Deschamps. (epr/JPNN)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Perbandingan Statistik, Griezmann Lebih Efektif Ketimbang Ronaldo


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler