Diduga Dirampok, Perempuan Tewas dengan 45 Tusukan

Kamis, 08 Maret 2012 – 11:05 WIB
KUALA KAPUAS - Warga Desa Pujon Kecamatan Kapuas Tengah Kabupaten Kapuas, Rabu (7/3) digegerkan dengan kasus pembunuhan menimpa Susandra Dewi (34). Polisi menduga, warga Jalan Damang Paul Desa Pujon RT 02 itu merupakan korban pencurian dengan kekerasan (curas) atau perampokan.

Indikasinya, barang berharga milik korban raib. Kuat dugaan barang berupa dua buah cincin masing-masing 5 gram satu cincin kawin leter huruf S dan satu polos, satu buah kalung jenis belitung seberat 20 gram, dua buah hand phone merk Nokia dan Mito dirampas pelaku.

Kondisi mayat korban sangat mengenaskan dengan luka tusuk di sekujur tubuh. Korban mengalami luka tusuk leher, payudara, dan perut serta luka robek di sebelah mata.
“Korban mengalami luka tusuk sebanyak 45 mata tusuk. Dugaan sementara korban merupakan korban curas,” kata Kapolres Kapuas AKBP Wisnu Putra melalui Kapolsek Kapuas Tengah Iptu Marsono SH saat dihubungi Kalteng Pos, kemarin siang.

Menurut Marsono, pada Selasa (6/3) lalu, korban berpamitan dengan keponakannya Elpan mau mencari akar-akaran untuk menanam bunga anggrek miliknya di lokasi kejadian.

Namun hingga malam, korban belum juga datang. Sehingga keluarganya cemas. Malam itu juga, mereka langsung melakukan pencarian. Dan pada Rabu (7/3) pagi korban sudah meninggal dunia di lokasi kejadian dengan kondisi penuh luka tusukan. Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke duka.
 
”Mendapat laporan itu kami pun langsung mendatangi tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan saksi. Mayat korban divisum di puskesmas setempat dan kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” papar Marsono.

Kasat Reskrim Polres Kapuas AKP Bronto Budiyono bersama beberapa anggotanya, kemarin juga langsung menuju lokasi kejadian. Bronto menduga, pelaku merupakan orang dekat korban.

“Jika dilihat dari ciri luka pada tubuh korban, pelaku kenal korban. Karena penusukan itu dilakukan berkali-kali,” kata Bronto.(art/yon)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Polisi Paser Diduga Salah Tangkap

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler