Digugat Cerai Istri, Suami Akhiri Hidup Dengan Cara Tragis

Rabu, 16 Desember 2015 – 04:50 WIB
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com

jpnn.com - BENGKULU - Seorang pria nekat mengakhiri hidupnya dengan menenggak racun rumput jenis Gramakson di Bengkulu.

Peristiwa yang menggemparkan Desa Trans Air Kati Kecamatan Padang Ulak Tanding (PUT) Rejang Lebong itu terjadi, Senin (14 /12) sekitar pukul 19.00 WIB.

BACA JUGA: Ya Ampun, Hari Ini Masih Percaya Dukun Pengganda Uang, Nih Akibatnya…

Bapak satu anak ini kalap setelah menolak dicerai istri tercinta. Korban sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit di Lubuk Linggau. Hanya saja, karena racun yang ditenggaknya telalu banyak nyawa pun tak terselamatkan.

Seperti dikutip dari Bengkulu Ekspress (Group JPNN), peristiwa tragis tersebut bermula ketika korban bertengkar hebat dengan sang istri. 

BACA JUGA: Lantaran Takut Dianiaya, Remaja 17 Tahun Ini Rela Digarap Habis Sejak Tahun 2014

Istrinya menyampaikan jika tak tahan lagi hidup bersama korban. Ajakan cerai pun terlontarkan. Nyatanya, korban menolak diceraikan dan merasa patah hati. Korban pun memilih mati dibanding diceraikan sang istri.

Kepala Desa Air Kati Budi Hantoro membenarkan adanya warganya yang meninggal dunia akibat menenggak racun rumput. Masalah pangkalnya adalah desakan ekonomi. Ini membuat rumah tangga korban tak harmonis. Pertengkaran pun memicu gugatan cerai istri.

BACA JUGA: Beuh... Baca Deh Kronologi Tante Digoyang Tetangga Versi Tersangka, Hmmm

"Sebelum menenggak racun, korban sempat bertengkar dengan sang istri," ujar Budi. Untuk saat ini jenazah korban sudah di kebumikan di desa setempat (222/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Alaaamak, Tante Kepergok Ponakan sedang Asyik Digoyang Tetangga Di Atas Ranjang


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler