Dihantam Hujan Badai, 6 Kapal Tongkang Raksasa Hanyut, Ini Fotonya

Senin, 23 Mei 2016 – 16:59 WIB
Inilah kapal-kapal tongkang yang hanyut terbawa angin badai, Minggu dini hari. Foto: batam pos/JPG

jpnn.com - BATUAJI - Sedikitnya enam unit tongkang yang sedang menjalani reparasi di salah satu industri galangan kapal di Tanjunguncang, Batam, Kepulauan Riau hanyut akibat dihantam hujan badai, Minggu (23/5). Tongkang-tongkang itu kini kandas berjejer di muara sungai belakang gedung Balai Kesehatan, Marina.

Informasi yang didapat, tongkang-tongkang itu hanyut sekitar pukul 02.00 WIB dini hari kemarin saat wilayah sekitarnya diterpa hujan dan angin kencang.

BACA JUGA: Mantan Bupati Indramayu Akhirnya Dijebloskan ke Bui

Warga dan petugas keamanan di sekitar kawasan Marina mulanya melihat ada empat unit tongkang yang hanyut, namun pagi kemarin saat warga melihat ke lokasi kandasnya tongkang-tongkang itu sudah bertambah jadi enam unit. Tongkang-tongkang yang kandas itu berjejer rapat satu sama lainnya di muara sungai belakang gedung Balai Kesehatan, Marina. 

Kondisi tongkang saling bertabrakan satu sama lainnya. Tongkang-tongkang tersebut empat diantaranya bertuliskan Armoured dan dua lainnya bertuliskan Intan di bagian lambung.

BACA JUGA: KPMP Desak Polisi Tangkap Aktor Utama Illegal Logging di Pangandaran

Menurut petugas keamanan terminal Ferry Marina, hanyutnya tongkang-tongkang raksasa itu nyaris merobohkan bangunan terminal Ferry dan empat unit kapal Ferry yang bersandar di lokasi pelabuhan. 

"Nggak tidur yang piket semalam. Habis tongkang-tongkang itu hanyut tak terkendali. Untung angin arah ke muara itu, kalau ke sini (terminal ferry) habislah pelabuhan dan kapal-kapal (Ferry) yang lagi sandar ini," ujar sekuriti kawasan terminal Ferry Marina, Lambon Osben.

BACA JUGA: Tok..Tok..Tok! La Nyalla Menang di Praperadilan

Tidak saja bangunan dermaga terminal Ferry yang terancam, kelong-kelong restoran di sekitar kawasan wisata itupun nyaris mendapat ancaman serupa. 

"Dekat kali hanyutnya, kami kebingungan semalam mau buat apa. Untung saja tongkang-tongkang itu hanyutnya berjejer ke arah muara sungai. Sepertinya  tongkang-tongkang itu saling terikat satu sama lain. Ada empat yang saya lihat malam tadi, tapi setelah lihat di lokasi Muara pagi tadi rupanya ada enam unit," ujar Rudi, petugas yang berjaga di salah satu kelong samping terminal Ferry Marina.

Informasi lain yang diterima di lapangan, tongkang-tongkang yang hanyut itu diinformasikan milik PT Cemara Intan Shipyard (CIS) Tanjunguncang. Tongkang-tongkang tersebut sedang menjalani perbaikan di lokasi galangan kapal itu. Empat tongkang bertuliskan Armoured diinformasikan tongkang asal Singapura. 

"Empat itu tongkang dari Singapura yang sedang perbaiki di PT CIS dua lainya nggak tahu saya," kata Edo salah satu pekerja galangan kapal di lokasi kandasnya enam unit Tongkang itu.

Pagi sampai siang kemarin, pihak perusahaan terus berupaya untuk kembali menarik tongkang-tongkang yang hanyut tersebut. Jarak dari lokasi tongkang kandas ke lokasi PT CIS sekitar 500 meter dan sampai pukul 14.00 WIB siang kemarin sudah dua tongkang yang berhasil ditarik dengan tugboat.

Sementara itu pihak PT CIS yang diinformasikan sebagai perusahaan yang memperbaiki tongkang-tongkang itu belum bisa memberikan keterangan pasti. Pihak perusahaan saat dikonfirmasi tidak bersedia memberikan komentar.

Usman R Lubis petugas keamanan perusahaan PT CIS di gerbang perusahaan hanya membenarkan memang tongkang-tongkang yang hanyut akibat diterpa angin itu sedang lego jangangkar di PT CIS untuk perbaikan. "Manajemennya lagi tak ada. Makanya tak bisa kami beri komentar. Kalau itu (tongkang-tongkang yang hanyut) iya di sini (repair)," kata Usman.(mta/ray/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Innalillahi, Satu Tewas Dalam Tawuran Antarsuporter di Sleman


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler