Dikasih Batik Tulis Pekalongan, Ucapkan Thanks via Twitter

Sabtu, 09 November 2013 – 07:19 WIB
David Gold. Foto: ist

jpnn.com - Laga West Ham United (WHU) vs Aston di Upton Park, 2 November lalu, menjadi momen yang istimewa bagi David Gold. Pemilik klub kontestan English Premier League itu mendapat cenderamata khusus dari fans Indonesia. Seperti apa kisahnya? Berikut laporan INDOPOS yang membantu melancarkan proses tersebut.

 AHMAD REZA KHOMAINI, London

BACA JUGA: Bikin Film Sampah Gandeng Peraih Academy Award

 IKATAN emosional antara pemain sepak bola dengan suporter sudah lumrah terjadi. Tapi jika hal itu tercipta antara pemilik klub sepak bola dengan pendukungnya, mungkin baru kali ini terjadi. Yang memulainya adalah Chairman WHU, David Gold, dengan para suporter asal Indonesia yang menggemari klub asal London Timur itu.

Kedekatan David Gold dengan suporternya asal Indonesia mulai terbangun sejak dirinya mengambil alih klub asal London Timur itu pada 2010. Pria yang lahir di Stepney, London, 9 September 1936 ini menjalin hubungan dengan fans di Indonesia melalui akun twitternya, @davidgold. David Gold tak jarang menyapa fans WHU di Indonesia melalui jejaring sosial media tersebut.

BACA JUGA: Paulo Sitanggang Melejit, Dongkrak Semangat Siswa SSB Kurnia

Pria yang pada 2009 menjabat sebagai pemilik klub Birmingham FC ini bahkan sempat melayangkan rasa empatinya saat beberapa pendukung WHU Indonesia mengalami musibah kecelakaan. Karena rasa kepedulian yang tinggi ini, fans WHU Indonesia pun membalasnya dengan memberikan souvenir berupa batik tulis asli pekalongan, Jawa Tengah.

’’Mungkin baru kali ini ada pemilik klub sepak bola dari Inggris yang cukup aktif berinteraksi dengan fansnya di Indonesia. Makanya waktu ide oleh-oleh batik dimunculkan, kami langsung mengiyakan,’’ ungkap Yohan Lanamana, salah satu fans berat WHU di Indonesia. Yohan bersama empat rekannya, yakni Olga Pradita, Muhamad Lutfi, Wahyu Tri Wibowo, dan Norman, saweran untuk membeli kenang-kenangan asli Indonesia.

BACA JUGA: Orangutan Itu Kutemukan Sudah Dalam Panci

’’Batik kan pakaian tradisional Indonesia, itu sebabnya kami pilih sebagai suvenir untuk dia. Kami juga berterima kasih kepada INDOPOS yang membantu dalam menuangkan ide dan proses pengantaran hadiah kami untuk David Gold,’’ tandas Yohan yang diamini Olga Pradita dalam sambungan telepon internasional kepada koran ini beberapa waktu lalu.

Nah, 2 November lalu, INDOPOS yang terdaftar sebagai satu-satunya media dari tanah air di bagian peliputan laga kandang WHU, mengunjungi markas klub berjuluk The Hammers tersebut. Kedatangan koran ini di stadion Upton Park disambut langsung kepala bagian media WHU, Paul Stringer.

Di ruang VIP Lounge Bar Upton Park, telah menanti David Gold. Tampak juga beberapa petinggi klub WHU dan wasit Howard Webb yang pada hari itu bertugas memimpin laga WHU kontra Aston Villa.

”Welcome to Upton Park,” sambut David Gold kepada koran ini. Pria berusia 50 tahun ini langsung mengajak INDOPOS duduk di salah satu meja yang tersedia di depan lounge bar. Tak ingin berlama-lama, pembicaraan pun langsung dimulai dengan pemberian kenang-kenangan dari fans WHU di Indonesia. Wajah David Gold seketika langsung berubah ceria. Dia terkejut dan tidak menduga mendapat bingkisan istimewa dari para pendukung timnya dari Indonesia.

”Wow, ini (Batik, Red) bagus sekali. Saya tidak menyangka fans dari Indonesia sampai memberikan hadiah yang begitu istimewa seperti ini,” ujar David Gold yang begitu sumringah dengan souvenir tersebut.

Saking bahagianya dengan kenang-kenangan itu, David Gold pun menolak permintaan koran ini untuk berfoto dengan mengenakan pakaian nasional Indonesia tersebut. ”Jangan! Saya tidak mau memakainya. Ini (batiknya) sudah dilipat dan disimpan rapih dalam boks. Saya tidak mau merusaknya. Saya akan simpan bersama dengan boksnya,” ungkap pria asal London Timur ini.

Selain suvenir batik, fans Hammers Indonesia juga memberikan foto mereka kepada David Gold. INDOPOS menerangkan kepada Chairman WHU itu ke empat sosok yang ada di dalam foto tersebut, ’’Empat fans dari Indonesia ini yang patungan untuk membeli batik dan mengirimkannya ke saya di Austria. Sebetulnya ada 5 orang, tapi yang satu (Lutfi) tidak bisa datang saat mereka janjian untuk foto bersama’’.

Untuk membalas budi baik para pendukung The Hammers dari Indonesia, sang pemilik WHU dengan saham mayoritas itu pun membubuhkan tanda tangannya di foto tersebut. Foto itu akan dikirim kembali sebagai hadiah untuk 4 fans WHU Indonesia.
”Tolong sampaikan rasa sayang dan ucapan terima kasih saya kepada mereka dan juga para fans West Ham United di Indonesia,” pinta pria yang juga bergerak di dunia usaha properti.

Pada 5 November lalu, Gold kembali menyapa fans WHU Indonesia melalui akun twitternya. Kali ini, Gold mengucapkan secara khusus rasa senangnya menerima hadiah dari suporter WHU di Indonesia. Dalam kicauannya, Gold menulis ’’thank you to @WAHKAMU @olgaskins @little_lutvie @Norman_hammers @passion_1st from the Indonesian Hammers for the kind gift you sent me. Dg’’.

Kicauan sang pemilik WHU ini mendapat sambutan dari para fansnya di Indonesia, di antara akun jakartahammers dan Richard Christy yang me-retweet kicauan sang co-chairman. (*)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Dulu, Toni Keluar Semua Lari. Sekarang, Toni Datang Semua Memanggil


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler