Dikira Cuma Duduk-duduk di Sebuah Gubuk, Ternyata Ada Tali Melilit di Leher

Senin, 06 Maret 2023 – 21:36 WIB
Polisi mengevakuasi korban yang ditemukan meninggal dunia di gubuk dekat kolam ikan koi, Desa Sumber, Sanankulon, Blitar, Jawa Timur. ANTARA/ HO-Polres Blitar Kota.

jpnn.com - BLITAR - Seorang warga berinisial SU (44) ditemukan sudah tidak bernyawa di sebuah gubuk dekat kolam ikan koi, di Desa Sumber, Sanankulon, Blitar, Jawa Timur.

Peristiwa ini telah ditangani aparat Kepolisian Resor Blitar Kota, Jawa Timur.

BACA JUGA: Anggota DPR Ini Minta BPN Usut Legalitas Tanah di Sekitar Depot Pertamina Plumpang

Menurut Kasi Humas Polres Blitar Kota AKP Ahmad Rochan, SU ditemukan meninggal dunia di gubuk yang berada di area kolam ikan koi milik Purnadi, warga setempat.

"Korban ini ditemukan pemilik kolam ikan. Saat itu, saksi hendak mendatangi kolam ikan koi miliknya yang berada di persawahan, belakang rumahnya."

BACA JUGA: Update Kebakaran Depot Pertamina Plumpang versi BNPB, Jumlah Korban Tewas dan Pengungsi

"Saksi sempat melihat korban (SU) dengan jarak kurang lebih 50 meter berada di gubuk, dikira sedang duduk duduk," katanya di Blitar, Senin (6/3).

Tak berapa lama datang warga lain yang berniat mengambil pakan ikan koi yang berada di gubuk tersebut.

BACA JUGA: Berita Duka, Adik Addie MS Meninggal Dunia

"Saat itu saksi mengetahui yang awalnya dikira korban sedang duduk bersimpuh, ternyata kondisinya gantung diri."

"Korban dalam posisi duduk bersimpuh dengan kondisi leher terlilit tali tampar warna biru yang dikaitkan dengan kayu reng bagian atap gubuk," katanya.

Warga dan pemilik kolam ikan selanjutnya melaporkan penemuan tersebut pada kepala dusun setempat dan diteruskan ke polisi.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Korban diketahui meninggal dunia dalam posisi duduk bersimpuh menghadap ke arah selatan gubuk.

Saat kejadian korban menggunakan kaus berwarna putih dan jaket hitam serta celana pendek.

Tali yang digunakan adalah tali tampar berwarna biru dengan posisi tali simpul hidup di posisi leher sampai dengan tali simpul atap kayu panjang kurang lebih 8,8 sentimeter.

Polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Sementara itu, dari hasil keterangan sejumlah warga dan keluarga, korban masih berada di sekitar rumahnya sekitar pukul 06.00 WIB.

Keluarga korban menyebut korban sering mengeluhkan sakit hernianya.

Selain itu, korban juga sudah lama tidak bekerja.

"Korban depresi karena sakit dan faktor ekonomi. Keluarga tidak menginginkan autopsi dengan membuat surat pernyataan terkait kematian korban dan mengetahui perangkat desa," katanya.

Jenazah korban sudah dimakamkan oleh keluarga.

Mereka menerima kematian tersebut sebagai takdir. (Antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Detik-Detik Satgas TNI Diadang KKB, Terjadi Kontak Tembak, Praka Jumardi Meninggal


Redaktur & Reporter : Kennorton Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler