Dinginkan Tensi Politik, JAMAN Ajak Relawan 01 dan 02 Buka Puasa Bersama

Rabu, 22 Mei 2019 – 23:33 WIB
Ketua Umum DPP JAMAN A. Iwan Dwi Laksono. Foto: Ist

jpnn.com, JAKARTA - Pasca-pengumuman hasil rekapitulasi nasional pemilihan presiden oleh KPU yang menunjukkan pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin sebagai pemenang 55,50 persen suara, mengalahkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 44,50 persen suara, terjadi ketidakpuasan sebagian masyarakat dengan mengadakan aksi dan demo di Bawaslu. Sayangnya aksi tersebut berujung rusuh dan menimbulkan ketakutan masyarakat akan kondisi di ibu kota.

BACA JUGA: Kabar Terbaru dari Fadli Zon, Prabowo - Sandi Akan Segera Ambil Keputusan

BACA JUGA: Jokowi: Tidak Ada Toleransi untuk Perusuh

Untuk menanggulangi hal tersebut, Organ Relawan JAMAN memilih merangkul organ relawan 02 pada acara “Buka Bersama 01 dan 02 untuk Persatuan Indonesia 03” yang akan digelar pada Kamis (23/5) besok di Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum DPP JAMAN A.Iwan Dwi Laksono dalam keterangan persnya, Rabu (22/5).

BACA JUGA: Ada Perusuh Demo Bawaslu Mengaku Dibayar, Lebih Kurang Rp 6 Juta

Menurut Iwan, efek dari pilpres 2019 memang sangat tajam. Perselisihan terjadi baik di tingkatan elite politik hingga masyarakat akar rumput.

“Beberapa hari ini, saya telah mengajak rekan-rekan relawan 02 dibantu oleh mas Anis Fauzan sebagai salah satu pengurus BPN Jakarta. Satu per satu organ relawan baik 01 dan 02 kami mendatangi untuk ikut mengadiri acara tersebut,” katanya.

BACA JUGA: Prabowo - Sandiaga Kumpul Bareng Timses, Nih Agendanya

Menurut Iwan, bulan Ramadan adalah waktu yang tepat kita bersama-sama mengintrospeksi diri, setop mencaci maki, dan saatnya kita bersama menyambung silaturahmi.

“Saya merasa prihatin dan meminta elite politik kubu pasangan calon nomor urut 02 taat mekanisme sesuai undang-undang untuk mengajukan sengketa ke Mahkamah Konstitusi, bukan protes di jalanan yang mengganggu ketertiban umum. Bahkan menimbulkan korban jiwa,” katanya.

Menurutnya, seharusnya ini tidak boleh terjadi, rakyat tidak boleh dikorban untuk kepentingan elite. Pihak-pihak yang tidak puas silakan mengajukan gugatan selama tiga hari ke depan dengan bukti yang kuat, jika tidak maka KPU akan menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih.

“Saya selaku Ketua Umum JAMAN, Jaringan kemandirian nasional sekaligus Inisiator acara ini ingin memberikan pesan bahwa pentingnya kesadaran kita bersama merekatkan kembali hubungan kita yang retak akibat beda pilihan saat Pemilu,” ujar Iwan.

Menurutnya, menyambung silaturahim di antara organ relawan baik 01 atau pun 02 adalah satu-satunya cara mendinginkan suasana demi keutuhan bangsa kita ke depan. Pertarungan maupun perdebatan telah usai, saatnya kembali kita membangun bangsa ini.

“Patut kita ikut bangga, pelaksanaan Pemilu 2019 di Indonesia mendapat apresiasi dunia internasional karena berjalan aman dan kondusif. Oleh karena itu, melalui silaturahmi besok ini bisa menjadi inspirasi bagi semua elite politik yang masih bersitegang dan trigger bagi elemen masyarakat kita untuk sama–sama menjaga bangsa ini,” tegas Iwan.(fri/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Buntut Kerusuhan Usai Demo Bawaslu, Pemerintah Batasi Penggunaan Media Sosial


Redaktur & Reporter : Friederich

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler