Soal Nama Tol Layang Japek II, Fadli Zon: Apa Jasa MBZ Bagi Indonesia?

Senin, 12 April 2021 – 17:50 WIB
Legislator fraksi Gerindra Fadli Zon pun mempertanyakan kontribusi MBZ bagi Indonesia. Foto: dokumen JPNN.Com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon menyoroti pergantian nama Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II menjadi Tol MBZ Syekh Mohammed bin Zayed (MBZ). 

Legislator fraksi Gerindra itu pun mempertanyakan kontribusi MBZ bagi Indonesia, sehingga nama pangeran mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab itu hingga diabadikan untuk tol.

BACA JUGA: Libur Panjang, Kemenhub Batasi Angkutan Barang di Jalan Tol

"Apa jasa Mohammed bin Zayed (MBZ) bagi Indonesia?" tanya Fadli di Twitter akun @fadlizon, Senin (12/4).

Pria Jakarta itu pun berharap pemerintah era Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa mengevaluasi perubahan nama itu. 

BACA JUGA: Bamsoet: Jalan Tol Khusus Motor Bisa Tekan Jumlah Angka Kecelakaan

Sebab, kata dia, penamaan jalan bisa menggunakan nama pahlawan yang telah berjasa bagi tanah air.

"Apa tak ada nama pahlawan kita yang berjasa bagi bangsa ini yang bisa kita hargai dan hormati untuk menjadi nama jalan?" tutur dia. 

Pemerintah meresmikan Tol Layang MBZ, Senin (12/4) pagi ini. Nama MBZ diabadikan sebagai pengganti nama Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II.

Perubahan nama ini sebagaimana tertuang dalam Surat Izin Menteri PUPR Nomor BM.07.02-Mn/635, tertanggal 8 April 2021.

Perubahan nama ditandai dengan penekanan tombol sirene yang dilakukan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Duta Besar RI untuk UEA Hasan Bagis, serta Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdullah Salem Obeid Al Dhaheri. (ast/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler