Dirut BTN: Pandemi Menjadi Momentum Untuk Terus Berinovasi

Rabu, 07 Oktober 2020 – 20:50 WIB
Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury. Foto dok BTN

jpnn.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (BTN) telah menyalurkan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) mencapai Rp18,15 triliun hingga September 2020, yang telah dimanfaatkan oleh sekitar 60 ribu debitur.

Dengan catatan positif tersebut, perseroan juga kembali dipercaya pemerintah dengan tambahan penempatan dana negara sebesar Rp5 triliun.

BACA JUGA: Mantan Dirut Jadi Tersangka, Corsec BTN Merespons Begini

“Kondisi pandemi ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berinovasi dan menggelar perbaikan sehingga dapat tetap mencatatkan kinerja positif. Secara keseluruhan, kinerja kami saat ini sesuai dengan rencana target yang kami canangkan,” ujar Dirut BTN Pahala Mansury, Rabu (7/10).

Catatan kinerja positif  tercermin dari Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BTN yang mencatatkan pertumbuhan sekitar 18,7% yoy pada kuartal III/2020.

BACA JUGA: Update Harga Logam Mulia Antam di Pegadaian Hari Ini, Rabu 7 Oktober 2020

Kondisi likuiditas yang terjaga tersebut juga tercermin dari posisi Loan to Deposit Ratio (LDR) BBTN yang berada di level sekitar 93,26% per September 2020.

BTN kata Pahala juga  tetap memerhatikan asas kehati-hatian dalam penyaluran kredit sehingga dapat menjaga rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) nett  di level sekitar 2,26% per September 2020.

BACA JUGA: BTN Hadirkan KPR Patriot Khusus Untuk Anggota TNI

Sementara itu, Bank BTN juga telah meraih berbagai sertifikasi sejalan dengan komitmen perseroan mengedepankan Good Corporate Governance (GCG).

Di antaranya, BTN meraih sertifikat SNI ISO 37001:2016 dalam bidang Kredit Komersial (Commercial Lending) & bidang Pengadaan (Procurement).

ISO 37001:2016 merupakan standar internasional yang mengatur Sistem Manajemen Anti Penyuapan (Anti Bribery Management System).

"Sertifikat SNI ISO 37001:2016 sangat berarti bagi Bank BTN dalam melakukan transformasi perusahaan menuju The Best Mortgage Bank in South East Asia yang kami targetkan pada 2025," tandas Pahala.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler