Dirut BTN: Perguruan Tinggi Harus Terlibat Dalam Pengembangan Ekosistem Perumahan

Rabu, 15 Desember 2021 – 17:57 WIB
Bank BTN Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, MALANG - PT Bank Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk terus mendorong terbentuknya ekosistem perumahan di Indonesia, yang melibatkan peran serta perguruan tinggi.

Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo mengatakan perguruan tinggi merupakan sebuah lembaga besar, selain belajar mengajar perguruan tinggi merupakan pengabdian masyarakat yang bisa dimanfaatkan untuk menyediakan kajian-kajian tentang perumahan.

BACA JUGA: BTN Siapkan Digital Mortgage Ecosystem

"Perguruan tinggi juga mendorong industri properti tumbuh karena menghasilkan ahli-ahli yang akan mendorong peningkatan sektor perumahan," ujar Haru usai memberikan bantuan program TJSL di kampus Muhammadiyah Malang, Jawa Timur.

Haru menambahkan perguruan tinggi memiliki pengelolaan keuangan, di mana bank merupakan bagian dari pengelolaan keuangan, simpanan, pembayaran dan lain-lain.

BACA JUGA: Pigeon Natural Botanical Baby, Merawat Kulit Bayi dengan Bahan Alami

"Jadi perguruan tinggi adalah mitra sangat penting dan stategis bagi bank yang harus saling mendukung. Oleh karena itu setelah UMM kita akan masuk juga ke Universitas Brawijaya dan kampus-kapus lainnya dengan dukungan program TJSL yang mendukung kegiatan kampus dan ke depan akan kita ajak bersama-sama membangun ekosistem perumahan di Indonesia," terangnya.

BTN lanjut Haru, mengundang perguruan tinggi untuk ikut serta mendorong terbentuknya developer-developer baru.

BACA JUGA: BUMN Berperan Penting Dalam Membantu Korban Erupsi Semeru

"Bisnis properti adalah bisnis yang terbuka, bagi yang punya minat bagaimana memulainya itu bisa, karenanya perguruan tinggi yang akan kita sasar," tuturnya.

Seiring ekosistem perumahan, BTN merupakan bank yang fokus kepada sektor perumahan yang nantinya akan mengarah kepada green banking salah satunya bagaimana menyediakan rumah yang ramah lingkungan.

Dengan rumah-rumah yang tertata, ada komunikasi sosial yang akan mendorong tumbuhnya jiwa sosial.

Secara lingkunganpun, dengan rumah-rumah yang lebih tertata, maka akan ada komunikasi sosial yang mendorong tumbuhnya jiwa sosial.

Perseroan juga mengapresiasi pemerintah dalam mendukung sektor perumahan yang memberikan dampak pada 175 multiplayer efek dan, yang paling krusial saat ini adalah menghemat devisa karena komponen impornya sangat kecil.

"Membangun negara ini dengan tanggung jawab sosial yang baik dan secara ekonomi Bank BTN yakin bawa sektor perumahan adalah sektor yang sangat tangguh bahkan di masa COVID-19 sektor perumahan ikut membantu pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujarnya.

Ketika krisis akibat pandemi COVID-19 lanjut Haru, banyak sektor-sektor yang terdampak, hanya beberapa sektor yang masih bertahan tetap tumbuh positif walaupun melambat seperti sektor komunikasi dan properti.

"Bagi sektor properti di level bawah, ini masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Mari kita berikan rumah yang layak dan terjangkau dan tentu harus sehat seperti penanganan sampah dan infrastruktur harus bagus," tegasnya.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler