Disertasi Doktor Sesjen MPR Kaji Pentingnya Haluan Negara

Rabu, 08 Agustus 2018 – 09:09 WIB
Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono meraih gelar doktor Ilmu HUkum. Foto: Humas MPR

jpnn.com, JAKARTA - Pentingnya haluan negara dikaji secara ilmiah oleh Sesjen MPR Ma’ruf Cahyono dalam disertasi Program Pascasarjana S3 Universitas Jayabaya.

Disertasi yang berjudul ‘Haluan Negara Sebagai Dasar Pertanggungjawaban Presiden Dalam Penyelenggaraan Kekuasaan Pemerintahan Berdasar Prinsip Negara Demokrasi Konstitusional’ itu diuji secara terbuka pada 7 Agustus 2018 di Kampus Universitas Jayabaya, Pulomas, Jakarta.

BACA JUGA: Sesjen MPR Resmi Menyandang Gelar Doktor Ilmu Hukum

Hadir dalam ‘Ujian Terbuka Program Pendidikan Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Jayabaya’ itu Ketua MPR Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah dan Oesman Sapta. Selian itu, Ketua Lemkaji Rully Chairul Azwar, serta anggota MPR dan Lemkaji lainnya serta pejabat di lingkungan Setjen MPR dan DPD.

Saat ujian terbuka, Ma’ruf Cahyono mendapat pertanyaan-pertanyaan dari Tim Penguji seperti Prof. Dr. JH. Sinaulan, SH, M.Ag, MSc; Dr. Ramlani Lina S, SH, MH, MM; Dr. Yuhelson SH, MH, MKn; Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana SH. M. Hum; dan Prof. Dr. FX. Adjie Samekto, SH, MH. Dari semua pertanyan itu dijawabnya dengan lugas hingga akhirnya ia mendapat predikat ‘sangat memuaskan’.

BACA JUGA: MPR Bangga Ikut Bagian Senam Poco-Poco Meraih Record Dunia

Selepas sidang ditutup, Zulkifli Hasan mengucapkan selamat kepada Ma’ruf Cahyono yang telah meraih gelar doktor di bidang hukum.

“Selamat dan sukses kepada Ma’ruf Cahyono pada hari berhasil meraih gelar doktor dengan predikat sangat memuaskan,” ujarnya.

BACA JUGA: Hentikan Perselisihan Politik, Mari Bantu Korban Gempa

Kelugasan Ma’ruf Cahyono dalam sidang tersebut dipuji oleh Oesman Sapta. Dirinya melihat Ma’ruf Cahyono mampu menjawab pertanyaan dari tim penguji dengan professional. “Jawabannya ilmiah,” ungkap pria asal Kalimantan Barat itu.

Dikatakan, Ma’ruf Cahyono mampu menjawab pertanyaan dengan bagus. “Dan penguji pun mengakui jawaban itu,” kata Oesman Sapta. Diakui disertasi yang dibuat disusun secara ilmiah hukum tata negara bukan politis.

Disertasi yang disusun Ma’ruf Cahyono, menurut Ahmad Basarah, merupakan justifikasi akademis dari pentingnya haluan negara. Disertasi yang diuji di Lt. 5 Gedung Utama Universitas Jayabaya itu disebut sebagai titik temu antara justifikasi politis dan akademis.

“Secara akademis apa yang telah dilakukan oleh Ma’ruf Cahyono bertemu dengan aspek politis di MPR”, urainya. Secara politik pentingnya haluan negara sudah menjadi consensus di MPR.

Alumni GMNI itu menyebut perlunya haluan negara sudah disepakati oleh seluruh fraksi dan kelompok DPD di MPR dalam amandemen terbatas. “Secara politis amandemen terbatas tentang haluan negara telah bergulir di MPR,” ungkapnya. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Muhammad Rizal: Gunakan Hak Pilih Sesuai Hati Nurani


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler