Disuntik Alibaba dan Softbank, Valuasi Tokopedia Rp 101 T

Jumat, 14 Desember 2018 – 01:40 WIB
Ilustrasi Tokopedia. Foto: Tokopedia

jpnn.com, JAKARTA - Tokopedia kembali mendapat injeksi dana sebesar USD 1,1 miliar atau sekitar Rp 15,9 triliun.

Pendanaan itu dipimpin SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group dengan partisipasi SoftBank Ventures Korea serta investor-investor Tokopedia sebelumnya.

BACA JUGA: Jelang Akhir Tahun, Tokopedia Hadirkan Inovasi Baru

Merujuk laporan TechCrunch, dengan suntikan dana segar tersebut, valuasi Tokopedia kini mencapai USD 7 miliar atau sekitar Rp 101,5 triliun.

CEO Tokopedia William Tanuwijaya menuturkan, pada sembilan tahun pertama, pihaknya berfokus membangun marketplace terbesar di Indonesia yang menyediakan barang fisik dan digital.

BACA JUGA: Mitra Tokopedia Bantu UKM Kembangkan Bisnis Lewat Online

Memasuki tahun kesepuluh, Tokopedia akan mengembangkan ekosistem menjadi infrastructure as a service (IaaS).

Dengan demikian, teknologi logistik, fulfillment, pembayaran, dan layanan keuangan bakal memberdayakan perdagangan, baik online maupun offline.

BACA JUGA: Internal Fraud di Tokopedia Bisa Terjadi di Tempat Lain

’’Ini akan memperluas skala dan jangkauan Tokopedia sekaligus meningkatkan efisiensi operasional bagi jutaan bisnis dan mitra dalam ekosistem Tokopedia serta mengakselerasi terwujudnya misi besar kami untuk melakukan pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia,’’ ujar William, Rabu (12/12).

Lydia Jett, senior investor SoftBank Investment Advisers sekaligus anggota dewan Tokopedia, menyatakan bahwa Tokopedia telah membantu jutaan UMKM Indonesia menjual produk secara digital ke seluruh pelosok Nusantara.

’’Tokopedia telah menyediakan akses ke lebih dari 100 juta jenis produk kepada masyarakat Indonesia," kata Jett.

Head of Investment Southeast Asia and India di Alibaba Group Kenny Ho menyebutkan, pihaknya sangat antusias mempererat hubungan dengan Tokopedia.

’’Misinya, memberdayakan UMKM dan mempercepat pembangunan ekonomi Indonesia,’’ kata Kenny. (agf/c14/oki)

BACA ARTIKEL LAINNYA... E-Commerce Wajib Penuhi Izin Uang Elektronik dari BI


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler