Diterjang Rob, 5 Rumah Rusak

Senin, 23 April 2012 – 10:06 WIB
LEBAK - Lima rumah warga yang berada di Pantai Tanjung Panto dan Pantai Karang Malang, di Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak rusak diterjang rob, Minggu (22/4). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun warga mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
    
Informasi yang dihimpun INDOPOS (JPNN Grup), bencana alam ini terjadi pukul 07.00 kemarin. Awalnya air laut di perairan Wanasalam meluap hingga daratan dan menghantam apa saja yang ada di sana. Dampaknya, 5 rumah, 7 warung dan 17 perahu rusak dihantam ombak yang cukup tinggi. Ombak itu juga membanjiri puluhan rumah.

Salah satu rumah yang rusak milik Enok, warga pesisir Pantai Karangmalang, Kampung Muara, Desa Binuangeun, Kecamatan Wanasalam. ”Ombak besar datang dan langsung merusak rumah saya. Barang-barang yang ada di dalam rumah seperti televisi, radio dan perabotan hanyut dibawa air laut,” terang Enok dengan wajah muram.

Kapolsek Wanasalam AKP Ahmad Jamhuri mengatakan, dirinya bersama anggota Polsek Wanasalam terus memantau perkembangan gelombang pasang bersama aparat desa setemapat. ”Kami mengimbau masyarakat melalui pengerasan suara agar tetap waspada dengan kondisi air pasang yang terjadi,” terangnya. 

Sementara itu, petugas Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Serang Halim Perdanakusuma mengatakan kalau rob yang menimpa Pantai Tanjung Panto dan Pantai Karang Malang akibat laut pasang dan bukan karena tingginya gelombang air laut.

”Gelombang laut di perairan Banten bagian selatan saat ini normal, yaitu 0,4-1,25 meter dengan kecepatan angin 3-12 knot. Begitu juga di perairan Banten bagian utara, gelombang lautnya 0,4 - 1,0 meter dan kecepatan angin 3-12 knot. Sampai tiga hari ke depan kondisi normal,” ungkapnya.
    
Di daerah Wanasalam, kata dia, memang rawan terjadi badai yang mengakibatkan air laut meluap. Apalagi, posisi rumah warga kebanyakan sama rendahnya dengan posisi laut. Sehingga, ketika laut pasang, airnya akan sampai ke permukiman warga.

”Apalagi tidak ada penghalang antara laut dan permukiman warga yang mengakibatkan daerah itu rawan terkena rob,” ujarnya juga seraya menambahkan penanaman mangrove oleh pemerintah daerah setempat di sekitar pantai akan sangat membantu menahan air laut agar tidak masuk ke pemukiman warga. (bud)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pasutri Tewas Kesetrum di Depan Mertua

Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler