Ditjen Perhubungan Udara Gelar KP3K di Bandara Tunggul Wulung

Sabtu, 20 Februari 2021 – 22:41 WIB
Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara melaksanakan Kegiatan Pendukung Program Padat Karya (KP3K) di sejumlah daerah. Foto dok Humas Ditjen Perhubungan Udara

jpnn.com, CILACAP - Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Udara melaksanakan Kegiatan Pendukung Program Padat Karya (KP3K) di sejumlah daerah.

Salah satunya di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap Jawa Tengah.

BACA JUGA: Menhub Berharap Stakeholders Pelabuhan Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III, Fadrinsyah Anwar mengatakan sejak Covid-19 pada Maret 2020 telah menyebabkan menurunnya berbagai macam sektor ekonomi nasional.

Serta terus bertambahnya tenaga kerja terdampak PHK dan yang dirumahkan.

BACA JUGA: Cinta Nissa Sabyan Begitu Besar kepada Ayus?

"Untuk itu, kami melaksanakan kegiatan pendukung program padat karya ini dengan harapan kegiatan ini memiliki fungsi yang luas yaitu dapat mengurangi beban pekerja terdampak covid-19," kata Fadrinsyah saat membuka kegiatan padat karya di Bandara Tunggul Wulung, Cilacap, Sabtu (20/2).

Dia menambahkan pada 2021 ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menargetkan pelaksanaan Kegiatan Pendukung Program Padat Karya di 29 Provinsi mencakup 143 desa & Kabupaten, dengan alokasi biaya upah sebesar Rp22,5 Miliar, bisa menyerap 6.000 orang tenaga kerja di seluruh Indonesia.

BACA JUGA: MS SLIM Buka Audisi Brand Ambassador, Jangan Sampai Ketinggalan!

Kegiatan pendukung program padat karya ini juga merupakan bentuk kepedulian Pemerintah terhadap masyarakat lokal sebagai penerima manfaat langsung dengan adanya bandar udara.

Selain berfungsi sebagai alat untuk percepatan pengentasan kemiskinan khususnya di Kabupaten Cilacap, juga merupakan upaya Ditjen Perhubungan Udara dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat lokal.

"Dalam pelaksanaannya banyak stakeholder yang terlibat, salah satunya adalah adanya fungsi pengawasan Mitra Kerja Ditjen Perhubungan Udara yang dalam hal ini adalah Komisi V DPR RI juga Kepala Daerah/Perangkat daerah yang sampai saat ini banyak memberikan dukungan terhadap pembangunan dan pengembangan bandar udara nasional khususnya di Bandar Udara Tunggul Wulung, Cilacap," katanya.

Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas III Tunggul Wulung Cilacap, Capt Renato Joelfian Joesaki mengatakan kegiatan ini selain sebagai upaya menjalankan instruksi pemerintah.

"Untuk ini kami mulai fokus mendukung program Padat Karya melalui kegiatan rutin yang sifatnya sederhana atau kegiatan yang tidak memerlukan keterampilan khusus, namun terkait dengan pembangunan bandar udara," katanya.

Adapun kegiatan pendukung yang dilakukan oleh masyarakat sekitar pada program pada karya ini di antaranya pemotongan rumput airstrip, pembersihan saluran, pengecatan dan pembersihan terminal serta gedung.

Kemudian pengecatan marka runway, perbaikan jalan lingkungan, pembersihan pagar pengamanan, pembuatan saluran drainase dan kegiatan-kegiatan lainnya yang terkait dengan kegiatan pemeliharaan di lingkungan bandar udara.

Pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti mengatakan pemerintah Kabupaten Cilacap juga siap mendukung untuk pengembangan bandara ini.

Mulai dari penyedian lahan serta dukungan administrasi untuk mendorong ke pemerintah pusat agar dapat merealisasikan rute penerbangan komersial dari dan ke Cilacap.

Tidak hanya itu, dirinya sebagai anggota Komisi V DPR RI dan juga mitra dari Kementerian Perhubungan siap melakukan komunikasi agar rencana ini dapat terealisasikan.(chi/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Cuaca Ekstrem dengan Gelombang Tinggi, Kemenhub Keluarkan Peringatan Penting untuk Pelayaran


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler