Ditransfer Ilmu Gaib Guru Ngaji, Malah Hamil

Sabtu, 26 Maret 2011 – 12:56 WIB

MALANG -- MohRois alias Sislan, 64 tahun, guru ngaji asal Desa Tumpukrenteng RT10 RW03 Turen, nyaris menjadi bulan-bulan ratusan warga

BACA JUGA: Rayu dengan Uang Jajan, Kakek Mesumi Bocah

Dia diketahui memperdayai tujuh santriwatinya dengan dalih mentransfer ilmu gaib
Ulah bejat sang guru ngaji membuat satu santriwati, sebut saja Bunga, 19 tahun, warga desa tersebut hamil delapan bulan

BACA JUGA: Lagi Karaoke, Kena Gerebek

Sedangkan enam santriwati kehilangan kegadisan


Perbuatan bejat Rois, sapaan pelaku terbongkar, saat suami Bunga mengetahui istrinya hamil

BACA JUGA: Kelaparan, Nenek Renta Curi Getah Karet

Setelah ditanya, dia mengaku kehamilannya ini hasil ulah guru ngajinyaSpontan, keterangan ini membuat warga Desa Tumpakrenteng geregetan dan mendatangi rumah RoisBeberapa diantaranya juga melapor ke Mapolsek TurenPolisi yang mendapat laporan ini, bergerak cepat dan mengamankan tersangka dari rumahnya

“Banyak yang datang sampai jalanan macetSaya yang menyelamatkan tersangka sebelum dipukuli orang,” ujar Sudik, salah satu warga di Mapolres Malang

Pelaku sendiri sempat menginap semalam di Mapolsek Turen kemudian dibawa ke Mapolres MalangSampai saat ini tercatat ada tujuh santriwati yang menjadi korban nafsu bejatnyaNamun baru lima santriwati yang berani melaporKepada  polisi, tersangka mengaku mengajak para santriwatinya ini melakukan hubungan suami istri dengan dalih mentransfer ilmu gaib

“Semuanya saya lakukan di rumah saya,” terang RoisDia mengaku perbuatan bejat terhadap santriwatinya sudah dilakukan sejak bulan Juni tahun 2009Sehingga saat aksi itu terjadi, banyak korbannya yang masih berusia 14 tahun dan masih bersekolah“Mereka tidak mampu menolak paksaan sayaSetiap satu bulan sekali, saya menggilir santri perempuan di dalam kamar khususDalam kamar khusus, saya jejali omongan bakal mendapat ilmu bela diri,” lanjutnya

Sayangnya, meski nyaris dihajar massa, namun dia tidak menampakkan wajah penyesalan ketika digiring ke ruang Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang“Kami masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap para korbannyaBisa jadi, korbannya juga akan bertambah karena jumlah santriwatinya banyak,” kata Kasatreskrim Polres Malang, AKP Hartoyo(ary/mar)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemilik Wisma Esek-esek Diciduk Polisi


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler